Merti Dusun Wonorejo ke-23 Puncak Kebersamaan Geliat UMKM di HUT RI ke-80

Sukses Gelar Merti Dusun ke-23, Wonorejo Kota Batu Pacu Ekonomi Kreatif & Kebudayaan ( Foto : istimewa ).

Merti Dusun Wonorejo ke-23. Merayakan Kebersamaan dan Kemajuan Warga dengan Semangat Kemerdekaan

Kota Batu, PENDIDIKANNASIONAL.ID – Dusun Wonorejo, Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, menggelar perayaan akbar bertajuk “Nyawijining Roso Anggayuh Mulyaning Wargo”(Bersatu Hati Meraih Kemuliaan Warga) dalam rangka memperingati HUT RI ke-80 sekaligus HUT Dusun Wonorejo ke-23. Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Wonorejo pada Senin, 18 Agustus 2025 pagi ini diisi dengan beragam acara, seperti jalan sehat, senam horeg, dan pentas seni, yang dihadiri sekisar 2.600 lebih elemen masyarakat.  

Acara ini dihadiri oleh Kepala Desa Tulungrejo, Suliono, beserta seluruh perangkat desa, RT/RW, Kepala Dusun Wonorejo Suhari, Karang Taruna, HIPAM, serta masyarakat setempat. Suhari dalam kesempatanya menyampaikan bahwa, kegiatan ini merupakan puncak perayaan HUT Dusun Wonorejo sekaligus bentuk syukur atas berkah kemakmuran, kedamaian, dan kesejahteraan yang diberikan Tuhan Yang Maha Esa.  

“Acara ini juga melibatkan 53 pelaku UMKM dari Wonorejo, menunjukkan semangat gotong royong dan dukungan terhadap perekonomian lokal. Antusiasme warga membuktikan bahwa tradisi merti dusun bukan sekadar seremonial, tapi wujud nyata rasa syukur dan kebersamaan,” ujar Suhari.  

Sementara itu, Kepala Desa Tulungrejo, Suliono, menegaskan bahwa Merti Dusun Wonorejo adalah agenda tahunan yang konsisten dilaksanakan sebagai sarana mempererat tali silaturahmi dan memajukan potensi lokal. “Ini momen penting untuk merefleksikan perjalanan dusun kita, sekaligus memacu semangat baru dalam membangun Wonorejo yang lebih sejahtera,” tambahnya.  

Kiky, salah satu pelaku UMKM yang turut berpartisipasi, menyatakan bahwa kegiatan ini menjadi wadah promosi yang efektif bagi produk lokal. “Selain menjual, kami juga bisa bertukar ide dengan sesama pengusaha kecil. Dukungan dari pemerintah desa dan warga sangat berarti bagi perkembangan usaha kami,” ungkapnya.  

Baca Juga :  https://pendidikannasional.id/daerah/upacara-penurunan-bendera-tandai-puncak-peringatan-hut-ke-80-ri/

Pameran UMKM dalam acara ini menampilkan beragam produk, mulai dari kuliner khas Batu, kerajinan tangan, hingga hasil pertanian organik. Hal ini sejalan dengan visi Pemerintah Kota Batu dalam mendorong ekonomi kerakyatan berbasis potensi desa.  


Selain kegiatan olahraga dan pameran ekonomi, pentas seni menjadi salah satu highlight acara. Tarian tradisional, musik daerah, dan pertunjukan kreatif anak-anak dusun ditampilkan dengan penuh semangat, menunjukkan kekayaan budaya Wonorejo yang tetap lestari di tengah arus modernisasi.  

Lihat Juga :  https://youtube.com/@pendidikannasionaltv?si=7MptnqLVlhZi45vk

Perayaan ini tidak hanya seremonial, tetapi juga menjadi refleksi atas capaian pembangunan Dusun Wonorejo selama 23 tahun terakhir. Infrastruktur yang semakin memadai, pemberdayaan masyarakat melalui UMKM, serta solidaritas warga menjadi bukti nyata bahwa semangat kemerdekaan terus hidup dalam setiap langkah pembangunan desa.  

Dengan semangat “Nyawijining Roso Anggayuh Mulyaning Wargo”, warga Wonorejo berkomitmen untuk terus bersinergi mewujudkan dusun yang maju, mandiri, dan berbudaya, sejalan dengan cita-cita kemerdekaan Indonesia.  

“Kami berharap tahun depan bisa lebih meriah lagi, dengan partisipasi lebih banyak warga dan inovasi kegiatan yang semakin edukatif,” tutup Suhari penuh harap.  

 

( Ria ). 

Array
Related posts
Tutup
Tutup