Meriahkan Merti Bumi, Desa Tulungrejo Gelar Njenang Bareng dan Pentas Seni dengan Semangat “Tulus Diganti Trustha ing Widhi”
Kota Batu, PENDIDIKANNASIONAL.ID –Ribuan warga memadati Lapangan Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, dalam puncak acara Selamatan Desa yang mengusung tema “Tulus Diganti Trustha ing Widhi”. Kegiatan yang menjadi bagian dari Merti Bumi (syukur atas hasil bumi) ini diisi dengan Njenang Bareng dan Pentas Seni, meneguhkan kebersamaan sekaligus melestarikan tradisi leluhur. ( 26/07/2025 ).
Sebagai simbol persatuan, 17 RW dan puluhan pelaku UMKM turut serta dalam Njenang Bareng prosesi membuat jenang (bubur tradisional) sebagai wujud syukur. Kepala Desa Tulungrejo, Suliono, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan penghubung budaya antar-generasi.

“Njenang Bareng adalah cara kami merawat kearifan lokal sekaligus memperkuat ekonomi warga. UMKM dilibatkan agar mereka juga merasakan manfaat dari acara adat ini,”ujar Suliono.
Salah satu peserta, IBu Isnaini dari PKK RW 13, menceritakan antusiasme warganya menyiapkan bahan-bahan tradisional seperti gula merah, tepung ketan, gula putih, dan kelapa.

“Kami membuat sekitar 30 kilogram jenang, cukup untuk dibagikan ke 130 warga. Ini adalah bentuk uri-uri budaya sekaligus ungkapan syukur kepada Tuhan, tradisi ini tak hanya bertahan, tapi juga menjadi daya tarik wisata budaya yang mendorong ekonomi kreatif desa. ” Katanya.
Trustha ing Widhi. Filosofi di Balik Kegiatan tema “Tulus Diganti Trustha ing Widhi” (Ketulusan Berbuah Kepercayaan Tuhan) menjadi pegangan warga bahwa segala upaya tulus dalam menjaga alam dan budaya akan mendatangkan berkah.

“Kami percaya, ketika manusia tulus merawat bumi, Tuhan akan memberikan kebaikan berlipat,”tegas Suliono.
Baca Juga : https://pendidikannasional.id/nasional/presiden-prabowo-luncurkan-logo-dan-tema-hut-ke-80-ri/
Dampak Ekonomi dan Sosial. Selain sebagai ritual syukur, acara ini juga menggerakkan perekonomian lokal. Stand UMKM ramai dikunjungi, mulai dari makanan tradisional, kerajinan tangan, hingga produk olahan desa

Desa Tulungrejo berkomitmen menjadikan Merti Bumi bukan sekadar acara tahunan, tapi juga laboratorium budaya dan ekonomi kreatif. Kedepan, mereka berencana melibatkan lebih banyak generasi muda agar tradisi tetap lestari dengan sentuhan kekinian.
“Kami ingin dunia tahu bahwa Tulungrejo bukan hanya kaya alam, tapi juga kaya budaya,”pungkas Suliono.
Lihat Juga : https://youtube.com/@pendidikannasionaltv?si=7MptnqLVlhZi45vk
Kegiatan ini berhasil mendatangkan puluhan ribu warga masyarakat, Pentas seni juga menampilkan berbagai kesenian yang berada di Desa Tulung Rejo. Njenang Bareng ini juga di lombakan yang merebutkan hadiah 1 ekor sapi.
( Ria ).


Warga RW 13 Dusun Wonorejo Desa Tulungrejo Kota Batu, Guyub Rukun dan Sejah tera. ( Foto : istimewa ). 
