Tiga Polres Gelar Rakor Jelang Suroan SH Terate

Tiga Polres Gelar Rakor Jelang Suroan SH Terate untuk Jaga Kamtibmas di Bojonegoro, Lamongan, dan Tuban ( Foto : Tim JTI ) .

Tiga Polres Gelar Rakor Jelang Suroan SH Terate untuk Jaga Kamtibmas di Bojonegoro, Lamongan, dan Tuban 

Bojonegoro, Pendidikannasional.id – Menjelang tradisi Suroan dan pengesahan calon anggota Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT), tiga kepolisian resort (Polres) di Jawa Timur Bojonegoro, Lamongan, dan Tuban menggelar rapat koordinasi (rakor) guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).  

Rakor lintas wilayah ini digelar pada Rabu (11/6/2025) di Ruang Rapat Lantai 2 Mapolres Bojonegoro. Hadir dalam pertemuan tersebut Kapolres Bojonegoro AKBP Mario Prahatinto, Kapolres Lamongan AKBP Agus Dwi Suryanto, serta perwakilan Polres Tuban, Kabag Ops Kompol Fakih. Turut hadir pejabat utama masing-masing Polres, termasuk Kasat Intelkam, Samapta, Binmas, dan Ketua Cabang SH Terate dari ketiga kabupaten.  

Sinergi Antarwilayah untuk Keamanan Suroan, Kapolres Bojonegoro AKBP Mario Prahatinto menekankan pentingnya kolaborasi antar-Polres dan pengurus SH Terate guna memastikan kelancaran acara.  

“Sinergi dan komunikasi yang solid antara Polres dan pengurus cabang SH Terate sangat vital agar kegiatan berjalan aman dan kondusif,” ujarnya usai rakor.  

Baca Juga : https://pendidikannasional.id/olahraga/ke-79-bhayangkara-komitmen-memaksimalkan-pengabdian/

Sebagai tindak lanjut, tiga ketua cabang SH Terate menandatangani maklumat bersama “Suro Aman dan Damai” sebagai komitmen menjaga stabilitas keamanan dan mencegah gesekan sosial selama pelaksanaan tradisi.  

Imbauan Kapolres AKBP Mario, mengimbau para ketua cabang aktif memberikan pemahaman kepada anggota, khususnya generasi muda, agar tidak terprovokasi informasi menyesatkan dari media sosial atau grup percakapan.  

Lihat Juga : https://youtube.com/@pendidikannasionaltv?si=7MptnqLVlhZi45vk

“Peran pengurus penting untuk menyampaikan pesan kamtibmas. Jangan sampai ada yang terhasut dan mengganggu suasana,” tegasnya.  

Perwakilan SH Terate dari Bojonegoro, Tuban, dan Lamongan menyatakan kesiapan mendukung pihak kepolisian. Mereka berkomitmen menjunjung nilai persaudaraan sesuai ajaran organisasi demi kelancaran pengesahan anggota baru dan tradisi Suroan.  

Makna Tradisi Suroan bagi SH Terate yaitu, Suroan bukan sekadar acara seremonial, melainkan momen spiritual penting bagi PSHT, terutama dalam prosesi pengesahan anggota baru. Tingginya euforia kerap memicu kerawanan kamtibmas, sehingga kolaborasi aparat dan pengurus dinilai krusial.  

Dengan langkah antisipatif ini, diharapkan tradisi Suroan dan pengesahan SH Terate berjalan lancar, aman, dan bermartabat sesuai nilai luhur organisasi.  

 

( Ria ).

Array
Related posts
Tutup
Tutup