Pj. Wali Kota Batu Resmikan Destinasi Wisata Sekaligus Lounching Aplikasi Zero Waste

Pendakian dengan tema Keluarga Hiking dan manajemen limbah digital pada 19-20 Oktober 2024.

Batu,Pendidikannasional.id – PT.Manggala menjalin kemitraan dengan KPH Perhutani Malang untuk menyelenggarakan acara Pendakian Bersama di Gunung Bokong yang memiliki ketinggian 1. 746 meter di atas permukaan laut.Pada saat yang sama, diluncurkan aplikasi Manajemen Limbah Nol Digital.

Acara resmi akan diselenggarakan pada hari Sabtu, 19 Oktober 2024. di pos pendakian Gunung Panderman – Butak, Desa Toyomerto, Kecamatan Pesanggrahan, Kota Batu. Acara ini diikuti oleh Pj. Walikota Batu, Aries Agung Paewei, Kepala Dinas Pariwisata Arief Ashidiq, serta perwakilan dari Perhutani, Adm. KPH Malang, CDK, dan perwakilan dari Divisi Regional Jawa Timur. Profauna dan Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) di Desa Pesanggrahan.

Hario Laskito Ardi yang menjabat sebagai Pendiri dan CEO PT. Menggala menginformasikan bahwa tiket untuk pendakian kini sudah tersedia secara daring.

Pendakian di Gunung Botak, Gunung Panderman, dan Gunung Bokong menerapkan konsep teknologi digital, di mana tiket dapat dibeli secara daring. Tidak hanya itu, kami juga menghadirkan inovasi pengelolaan sampah berbasis digital. Tujuan kami adalah untuk menjalin kolaborasi dan membangun jaringan interkoneksi di seluruh Indonesia, dan konsep ini telah diterapkan selama sekitar satu tahun. “Hario saat ini sedang menjalani proses untuk melanjutkan pendidikan doktornya di Singapura. ” Katanya. 

Hario berharap di masa depan, para pendaki gunung dapat lebih memperhatikan alam dan lingkungan, bukan sekadar untuk bersenang-senang.

Baca Juga : https://pendidikannasional.id/daerah/dishub-berkolaborasi-untuk-ciptakan-kondusifitas-kota-batu/

“Kami sangat berharap kepada semua pendaki gunung di seluruh dunia, terutama di Indonesia, untuk lebih memperhatikan lingkungan dan alam. Kami juga mengajak untuk berpartisipasi aktif dalam menjaga dan melestarikan hutan demi keberlangsungan hidup generasi mendatang. ” Harapnya. 

Hario saat ini tengah merancang program pelestarian hutan dengan pendekatan One Man One Tree (satu pendaki, satu bibit pohon). Ini sebagai manifestasi dari keseriusan perusahaannya dalam berkontribusi menjaga dan melestarikan hutan.

“Di masa depan, perusahaan kami juga akan mengimplementasikan metode Satu Orang Satu Pohon sebagai wujud komitmen nyata dan serius dalam menjaga keberlangsungan hutan. ” Selain itu, teknologi digital yang kami kembangkan saat ini mampu mendeteksi lokasi para pendaki dengan tepat dan akurat saat berada di gunung. Tentu saja, ini akan sangat berguna untuk memastikan keselamatan para pendaki.” Tambahnya. 

Lihat Juga : https://youtube.com/@pendidikannasionaltv?si=7MptnqLVlhZi45vk
Dalam kesempatanya Pj. Walikota Batu, Aries Agung Paewai, mengatakan bahwa bersamaan dengan cuaca yang cerah indah membuat kita semua teduh hatinya untuk menyaksikan sesuatu yang sangat luar biasa indahnya suasana Kota Batu. 

” Ini merupakan salah satu destinasi objek wisata yang berada di Kota Batu sehingga para wisatawan bisa memilih destinasi wisata yang tersedia di Kota ini, serta pendakian ini sangat ramah bagi para keluarga. Kami komitmen bahwa pariwisata di Kota Batu keuntunganya dan keinginan kita bersama adalah mensejahterakan masyarakat Kota Batu, berharap dengan adanya destinasi wisata berdampak positif bagi warga masyarakat sekitar maupun kota batu, dengan di dukung oleh aplikasi Zero Waste membuat pemerintah Kota batu menjadi lega sehingga bisa menjaga lingkungan sekitar dan memberikan kenyamanan bagi para pendaki ke Gunung Bokong ini.” Ungkapnya. 

Hutan tidak hanya berfungsi sebagai lokasi untuk bersantai dan berfoto-foto, tetapi manfaat hutan jauh lebih penting karena perannya sebagai paru-paru Bumi.Serta berfungsi sebagai penyokong kehidupan bagi manusia dan berbagai makhluk lainnya yang ada di planet ini. ( Adi ). 

Array
Related posts
Tutup
Tutup