Batu, Pendidikannnasional.id – Bertepatan Kota Batu, nuansa sore yang indah dengan itu pula di bukanya Griya Khitan yang diperuntukan bagi masyarakat umum, kegiatan ini bertempat di PCNU Kota Batu, Jl. KH. Agus Salim No. 22-23 Kelurahan Sisir, Kota Batu. Minggu, ( 15/09/2024 ) Sore.

Dalam kegiatan tersebut turut hadir Ketua Umum Pengurus Pusat Muslimat NU, Khofifah Indar Parawangsa.,Pj. Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai, Muslimat Kota Batu, Tokoh Agama, Banser, Ketua DPRD beserta anggota DPRD Kota Batu, muspika Kecamatan Batu, Kepala Kemenag Kota Batu, Rois Suryo PCNU Kota Batu, Direktur NUBAT Rumah Khitan, Camat Sekota Batu, Ketua dan Sekretaris MWC Kecamatan Batu,
Dalam sambutanya selaku Rois Suryo PCNU Kota Batu KH. Hasim Sirodjudin menyampaikan bahwa inilah salah satu program kita di bidang kesehatan, NU terus bergerak dan kemarin PCNU sudah sukses pada awalnya kita nampakan dengan mendapatkan penghargaan MURI pemasangan bendera besar di gunung Panderman serta terbanyak di Kota Batu.

” Setelah itu lembaga-lembaga ini yang kita berikan tugas salah satunya yang pada hari ini yaitu lembaga kesehatan, dengan sub-sub antara lain membuat rumah khitan.” Ungkapnya.
Pada waktu yang berbeda Nurochman selaku Direktur NUBAT Rumah Khitan mengatakan, bersyukur Soft opening Griya Khitan diresmikan oleh Khofifah Indar Parawangsa selaku Ketua pimpinan pusat muslimat NU.

” Bahwa ini awalnya adalah rumah bersalin,BKIA balai pengobatanya NU,dan usianya sudah puluhan tahun,sempat tidak beraktivitas kemudian pengurus mengadakan review sehingga jadilah Griya khitan ini. NU mempunyai komitmen untuk menjaga syariat, karena khitan tersebut bagian dari syari’at, dalam hal ini merupakan menjadi tugas NU bagi masyarakat. Kedepan semoga Griya Khitan menjadi rujukan bagi masyarakat untuk mengkhitankan putra- putranya disini.” Ungkap Nurochman.
Baca Juga : https://pendidikannasional.id/daerah/kpu-kota-batu-yatakan-persyaratan-administrasi-bapaslon/
“Pada saat ini ada sekitar Empat anak yang di khitan secara gratis, untuk kedepan ada program- program yang dilaksanakan untuk khitan massal tetapi bertahap. Misalnya setiap seminggu sekali berapa orang anak dan dilakukan terus, dan kami selaku jajaran manajemen tentu menyiapkan fasilitas nya, tenaga medisnya, serta ada dokter yang setanbay disini untuk melayani keluhan masyarakat.” Tambah Nurochman.
Untuk diketahui bahwa balai pengobatan yang dahulunya eksis untuk pelayanan masyarakat sempat terhenti selama Lima tahun, kemudian berkat kerja keras PCNU berdirilah NUBAT Rumah Khitan yang merupakan produk unggulan PCNU.

Ditempat yang sama Ketua Umum Pengurus Besar Muslimat NU, khofifah Indar Parawangsa juga mengemukakan, Alhamdulillah sore hari ini ada layanan yang menurut saya sangat kreatif dan inovatif.
Lihat Juga : https://youtube.com/@pendidikannasionaltv?si=7MptnqLVlhZi45vk
” Jadi kreativitas dan inovasi ini penting, mudah mudahan NU Kota Batu akan menjadi referensi bagi layanan keumatan, jadi layanan ekonominya dilakukan juga layanan kesehatan dilakukan tentu layanan yang terkait dengan bangunan spiritualitas masyarakat juga bisa terjaga.” Paparnya.
Acara berakhir dengan kegiatan penanda tanganan prasasti oleh Ketua Umum PB Muslimat NU, Pj. Wali Kota Batu, Direktur NUBAT Griya Khitan, dan jajaran pengurus. Serta pemotongan pita sebagai pertanda secara resmi dibukanya griya khitan juga pemotongan tumpeng. ( Adi ).




