Batu, Pendidikannasional.id – Sebagai wujud perhatian Pemerintah Kota Batu terhadap masyarakat penyandang disabilitas, Dinas Sosial menyelenggarakan Rapat Koordinasi dan Pembinaan untuk penyandang disabilitas di Kota Batu. Rapat ini bertujuan untuk membahas Program Rehabilitasi Sosial bagi penyandang disabilitas yang akan dilaksanakan pada tahun 2024.

Rapat Koordinasi (Rakor) diadakan di Hotel El Kartika Winaya yang terletak di Jalan Panglima Sudirman No. 127, Pesanggrahan, Kota Batu, pada hari Kamis, 22 Agustus 2024, siang.
Baca Juga : https://pendidikannasional.id/daerah/ratusan-warga-psht-hadiri-parade-budayayapen-waropen/
Berpartisipasi dalam rapat koordinasi tersebut adalah Drs. Zadim Efesiensi, M. Si ,Plt.Kepala Dinas Sosial Kota Batu, MD. Forkan, SPd, SE, SH, MM, juga dihadiri oleh perwakilan dari Kecamatan, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), Kepala Sekolah SD, SMP, dan SMK yang berfokus pada pengelolaan penyandang disabilitas, serta organisasi sosial yang peduli terhadap kelompok tersebut.
Dalam pidatonya, Plt. Kepala Dinas Sosial Kota Batu mengungkapkan maksud dari pertemuan koordinasi ini adalah untuk membentuk suatu platform kolaboratif.
Lihat Juga : https://youtube.com/@pendidikannasionaltv?si=7MptnqLVlhZi45vk
“Diharapkan bahwa kegiatan ini dapat menjadi sarana untuk membangun hubungan, komunikasi, dan koordinasi antara penyandang disabilitas serta dinas sosial dalam merancang program yang efektif dan sesuai kebutuhan,” kata MD Forkan.
Dengan adanya program untuk penyandang disabilitas di Kota Batu. Forkan menekankan, “Harapan kami ke depan adalah menjadikan Kota Batu sebagai kota yang ramah bagi penyandang disabilitas. ” Setelah pelaksanaan FGD ini, akan dibentuk sebuah organisasi yang berfungsi sebagai pemersatu, yang akan berupa paguyuban atau forum di setiap wilayah kecamatan.
“Selanjutnya, setiap daerah dapat menciptakan lingkungan yang mendukung perkembangan wilayah yang ramah bagi penyandang disabilitas,” tambah Forkan.
Diharapkan melalui kegiatan ini, para penyandang disabilitas dapat meningkatkan rasa percaya diri mereka agar dapat hidup mandiri tanpa bergantung pada orang lain.
Sesuai dengan instruksi Sekretaris Daerah Kota Batu, ke depannya akan dibangun rumah inklusi yang berfungsi sebagai lokasi berdiskusi bagi para penyandang disabilitas.
( Adi ).




