Inafis Polres Batu dengan cepat melakukan evakuasi terhadap penemuan jenazah di Jl. Semeru,Kota Batu.
Pendidikannasional.id – Polres Batu dengan cepat menanggapi kejadian penemuan mayat seorang pria di rumah Victory Laundry, Jalan Semeru, Kelurahan Sisir, Kecamatan Batu, Kota Batu yang mengejutkan penduduk sekitar, pada Jumat (28/6/2024).

Keterangan dari penduduk yang tinggal di sekitar Jalan Semeru Pada jam 13. 00 WIB, Telah mencium aroma yang kurang sedap berasal dari rumah nomor 42 tersebut.
Baca Juga : https://pendidikannasional.id/hukum-dan-kriminal/polres-batu-lakukan-penyelidikan-mayat-dalam-mess-asrama/
Ipda Trimo, yang merupakan Kasi Humas Polres Batu, menyatakan bahwa masyarakat memang telah melaporkan insiden tersebut ke Polsek Batu, dan laporan tersebut selanjutnya disampaikan ke Polres Batu.
Berawal masyarakat jalan Semeru yang merasa curiga akan aroma tajam yang datang dari bangunan Victory Laundry, akhirnya dilaporkan ke Polsek Batu, untuk memastikan apakah ada yang meninggal,” ujar Kasi Humas.
Baca Juga : https://pendidikannasional.com/2024/06/13/polres-batu-berhasil-menangkap-pengedar-miras-oplosan/
Dengan segera, petugas Inafis Polres Batu dan Polsek segera mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk melakukan pemeriksaan rumah bersama Ketua RT, serta beberapa relawan dan warga yang membantu dalam proses evakuasi. Tidak ada waktu yang terbuang untuk melakukan tindakan ini.
AKP Rudi Kuswoyo, Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Batu, menyatakan bahwa peristiwa dimulai setelah seorang penduduk melaporkan penemuan jenazah.
Berdasarkan laporan dari penduduk sekitar, korban diduga menderita penyakit jantung, dan akhirnya ditemukan telah meninggal dunia. Demikian yang diungkapkan oleh AKP Rudi.
Sekarang, setelah kami mengidentifikasi korban, jenazah akan segera dipindahkan ke Rumah Sakit Bhayangkara Hasta Brata untuk menjalani autopsi guna mengetahui penyebab kematianya. Nanti, kita akan membiarkan tim forensik untuk menentukan hal itu,” kata Kasat Reskrim.
Menurut Kasat Reskrim, belum ada kepastian mengenai waktu kematian korban sejak ditemukan oleh warga.
“Kami belum dapat mengkonfirmasi berapa lama sudah berlalu, namun yang pasti korban ditemukan dalam keadaan membengkak dan mengeluarkan cairan berbau tajam. Mengenai identitasnya jenazah berkelamin laki laki dan kami belum dapat memastikan usianya, karena masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut oleh tim forensik,” ungkapnya.




