Donor Darah di Mikutopia Wujud Peduli Kemanusiaan

Mikutopia Dorong Wisata Berbasis Kepedulian Sosial melalui Kegiatan Donor Darah

KOTA BATU, Pendidikannasional.id – Destinasi wisata Mikutopia di Kota Batu tidak hanya menghadirkan ruang rekreasi bagi keluarga dan wisatawan, tetapi mulai memperluas makna keberadaannya melalui kegiatan sosial yang menyentuh langsung kepentingan masyarakat. Salah satunya diwujudkan melalui kegiatan donor darah yang digelar di area foodcourt Mikutopia, Rabu (23/9/2026).

Kegiatan yang untuk pertama kalinya dilaksanakan di Mikutopia tersebut melibatkan berbagai unsur, mulai dari karyawan, masyarakat sekitar hingga pengunjung destinasi wisata. Kolaborasi tersebut menunjukkan bahwa ruang wisata dapat dikembangkan tidak semata sebagai tempat hiburan, tetapi juga sebagai ruang partisipasi sosial dan kemanusiaan.

Selaku Marketing sekaligus penanggung jawab kegiatan donor darah Mikutopia, Septyan Ridho Ansyah, ketika memberikan keterangan ke awak media.
Selaku Marketing sekaligus penanggung jawab kegiatan donor darah Mikutopia, Septyan Ridho Ansyah, ketika memberikan keterangan ke awak media.

Selaku Marketing sekaligus penanggung jawab kegiatan donor darah Mikutopia, Septyan Ridho Ansyah mengatakan, kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi agenda sosial yang dilaksanakan secara berkelanjutan.

Baca Juga : https://pendidikannasional.id/pariwisata/mikutopia-dan-taman-dolan-hadirkan-paket-wisata-terintegrasi-mulai-rp75-ribu/

Menurut Septyan, pada pelaksanaan perdana ini pihaknya membatasi jumlah peserta maksimal sekitar 50 orang. Pembatasan tersebut dilakukan untuk melihat tingkat antusiasme masyarakat terhadap kegiatan donor darah di lingkungan destinasi wisata tersebut.

“Diharapkan sebagai kegiatan tahunan di Mikutopia. Dengan melihat antusias pada saat ini, tahun depan bisa kita tambah kuotanya. Kita batasi maksimal 50 peserta terlebih dahulu, melihat antusias pesertanya dahulu,” kata Septyan.

Tampak petugas ketika menunjukan satu kantong darah hasil donor dari peserta.
Tampak petugas ketika menunjukan satu kantong darah hasil donor dari peserta.

Ia menjelaskan, kegiatan mulai berlangsung sekitar pukul 09.00 WIB. Tidak hanya karyawan Mikutopia yang berpartisipasi, donor darah juga diikuti masyarakat sekitar dan pengunjung.

“Jadi tidak hanya dari karyawan Mikutopia, tetapi dari warga masyarakat sekitar serta pengunjung,” ujarnya.

Enny Yulistiyorini dari PDDI Kabupaten Malang ketika di lokasi.
Enny Yulistiyorini dari PDDI Kabupaten Malang ketika di lokasi.

Sementara itu, Enny Yulistiyorini dari PDDI Kabupaten Malang mengatakan, kegiatan donor darah tersebut merupakan pelaksanaan perdana di Mikutopia. Pihaknya menargetkan sekitar 50 kantong darah dengan seluruh golongan darah dapat berpartisipasi.

“Semua golongan darah yaitu A, B, AB dan O, dan maksimal nanti sampai jam 12 siang,” jelasnya.

Tampak ketika petugas dari PMI cek kesehatannya sebelum mendonorkan darahnya.
Tampak ketika petugas dari PMI cek kesehatannya sebelum mendonorkan darahnya.

Enny juga mengajak masyarakat yang belum pernah mendonorkan darah untuk mulai membangun kepedulian terhadap sesama melalui aksi kemanusiaan tersebut.

“Bagi mereka yang belum pernah donor darah, marilah kita peduli sesama dengan memberi setetes darah untuk nyawa seseorang,” katanya.

Imam Rahmadan, staf PMI Kabupaten Malang ketika memberikan keteranganya ke awak media.
Imam Rahmadan, staf PMI Kabupaten Malang ketika memberikan keteranganya ke awak media.

Hal senada disampaikan Imam Rahmadan, staf PMI Kabupaten Malang. Ia menuturkan bahwa kegiatan donor darah di Mikutopia merupakan kegiatan perdana yang melibatkan pegawai, pengunjung serta warga di sekitar destinasi wisata.

Menurut Imam, kegiatan semacam itu memiliki nilai sosial yang penting karena aktivitas rekreasi dapat berjalan beriringan dengan kepedulian terhadap sesama.

“Diharapkan kegiatan ini bisa berkelanjutan. Selain bisa rekreasi bersama keluarga, bersenang-senang juga bisa bermanfaat bagi sesama, dan paling tidak itu setiap dua bulan sekali diadakannya dan semoga berkelanjutan,” katanya.

Dewa Duwi Mandala Putra, karyawan bagian Food and Beverage (F&B) Mikutopia, ketika menunjukan yang didapatkan seusai donor darahnya.
Dewa Duwi Mandala Putra, karyawan bagian Food and Beverage (F&B) Mikutopia, ketika menunjukan yang didapatkan seusai donor darahnya.

Bagi karyawan Mikutopia, kegiatan tersebut juga menjadi kesempatan untuk berkontribusi secara langsung dalam aksi kemanusiaan. Dewa Duwi Mandala Putra, karyawan bagian Food and Beverage (F&B) Mikutopia, mengaku senang dapat mengambil bagian dalam kegiatan tersebut.

“Sangat senang bisa membantu kepada sesama melalui donor darah ini,” ujarnya.

Tampak suasana ketika peserta mendonorkan darahnya.
Tampak suasana ketika peserta mendonorkan darahnya.

Dewa menambahkan, setelah mengikuti proses donor darah, peserta mendapatkan sejumlah makanan dan minuman sebagai bagian dari layanan kegiatan.

“Setelah donor darah kami mendapatkan beberapa vitamin, makanan ringan, buah-buahan serta air mineral,” katanya.

Warga masyarakat Desa Bumiaji, Eko Prasetyo ketika seusai donor darah.
Warga masyarakat Desa Bumiaji, Eko Prasetiyo ketika seusai donor darah.

Antusiasme juga datang dari masyarakat sekitar. Eko Prastiyo, warga Desa Bumiaji, merupakan salah satu pendonor yang telah aktif melakukan donor darah. Dalam kesempatan tersebut, donor darah di Mikutopia menjadi pengalaman donor yang ke-36 baginya.

“Saya pendonor darah aktif, saat ini ke-36 kalinya. Alhamdulillah dengan donor kita lebih sehat dan bermanfaat bagi orang lain,” ungkap Eko.

Ia menyebut dirinya memiliki golongan darah B dan pada kegiatan tersebut mendonorkan sebanyak 250 mililiter darah.

“Saya golongan darah B, dengan 250 ml donor darahnya. Terima kasih kepada Mikutopia yang sudah memfasilitasi untuk mendukung pendonor darah aktif,” tuturnya.

Tampak buah buahan serta air mineral bagi peserta yang sudah mendonorkan darahnya.
Tampak buah buahan serta air mineral bagi peserta yang sudah mendonorkan darahnya.

Dalam pelaksanaan donor darah, peserta terlebih dahulu menjalani pemeriksaan kesehatan untuk menentukan kelayakan mengikuti proses donor. Berdasarkan keterangan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut, peserta yang memenuhi persyaratan kesehatan dapat mengikuti donor, sedangkan mereka yang terdeteksi memiliki kondisi tertentu tidak diperkenankan mendonorkan darah.

Kegiatan perdana di Mikutopia ini sekaligus memperlihatkan bahwa destinasi wisata memiliki ruang yang luas untuk membangun ekosistem sosial yang lebih inklusif. Rekreasi, aktivitas ekonomi, dan kepedulian kemanusiaan dapat ditempatkan dalam satu ruang yang saling melengkapi.

Tampak sesuai mendonorkan darahnya mendapatkan buah air mineral serta Vitamin.
Tampak sesuai mendonorkan darahnya mendapatkan buah air mineral serta Vitamin.

Jika kegiatan tersebut dapat dilaksanakan secara berkala, Mikutopia berpotensi menjadikan donor darah sebagai bagian dari agenda sosial destinasi wisata. Dengan demikian, kunjungan masyarakat tidak berhenti pada pengalaman menikmati wahana dan fasilitas rekreasi, tetapi juga dapat menghadirkan kontribusi nyata bagi sesama.

Lihat Juga : https://youtube.com/@pendidikannasionaltv?si=7MptnqLVlhZi45vk

Bagi Mikutopia, langkah tersebut menjadi bagian dari upaya membangun wajah destinasi wisata yang tidak hanya menawarkan pengalaman hiburan, tetapi juga menumbuhkan kesadaran bahwa pariwisata dapat berjalan berdampingan dengan nilai kemanusiaan, solidaritas, dan kepedulian sosial.

 

 

Penulis : Riadi. 

Editor : Tim Redaksi Pendidikannasional.id.

 

 

Array
Related posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup
Tutup