Bakesbangpol Kota Batu Perkuat Data Ormas melalui Aplikasi INDOMAS

Bakesbangpol Kota Batu Perkuat Tata Kelola Data Ormas melalui Bimtek dan Pemutakhiran INDOMAS

Kota Batu, PENDIDIKANNASIONAL.ID – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Batu melalui Bidang Politik Dalam Negeri dan Organisasi Kemasyarakatan memperkuat tata kelola organisasi kemasyarakatan (ormas) melalui kegiatan Bimbingan Teknis INDOMAS (Informasi Data Organisasi Masyarakatan) sekaligus pemutakhiran dan validasi data ormas di Kota Batu.

Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Bina Praja, Jalan Panglima Sudirman Nomor 98, Kota Batu, Selasa (18/8/2026) pagi. Kegiatan diikuti para pengurus dan perwakilan organisasi kemasyarakatan yang selama ini tercatat dalam administrasi Bakesbangpol Kota Batu.

Kabid Politik Dalam Negeri dan Organisasi Kemasyarakatan Bakesbangpol Kota Batu, Sujianto, ketika memberikan sambutan serta pemaparanya.
Kabid Politik Dalam Negeri dan Organisasi Kemasyarakatan Bakesbangpol Kota Batu, Sujianto, ketika memberikan sambutan serta pemaparanya.

Langkah pemutakhiran data tersebut tidak semata-mata dipandang sebagai agenda administratif. Lebih dari itu, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya membangun basis data organisasi kemasyarakatan yang akurat, aktual, terukur, dan dapat dipertanggungjawabkan sebagai fondasi dalam penyusunan kebijakan serta program pembinaan keormasan di daerah.

Kabid Politik Dalam Negeri dan Organisasi Kemasyarakatan Bakesbangpol Kota Batu, Sujianto, menjelaskan bahwa berdasarkan data yang dimiliki, terdapat lebih dari 100 organisasi kemasyarakatan yang tercatat. Namun, keberadaan data administratif tersebut perlu dikonfirmasi kembali untuk mengetahui kondisi faktual masing-masing organisasi.

“Dari data sekitar 100 lebih ormas yang terdaftar, kami meyakini ada yang masih aktif dan ada pula yang sudah tidak aktif. Melalui validasi inilah kita dapat memetakan secara pasti status keaktifan ormas-ormas tersebut,” ujarnya.

Menurut Sujianto, validasi diperlukan karena dinamika organisasi kemasyarakatan terus mengalami perubahan. Pergantian ketua, sekretaris, bendahara, perubahan alamat sekretariat, nomor kontak maupun perkembangan kegiatan organisasi harus tercermin dalam basis data pemerintah.

Tampak antusias peserta  mengikuti kegiatan sosialisasi INDOMAS.
Tampak antusias peserta mengikuti kegiatan sosialisasi INDOMAS.

Ia mencontohkan, masih dimungkinkan terdapat data lama yang mencantumkan nama pengurus yang sudah tidak lagi menjabat, bahkan telah meninggal dunia. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa pemutakhiran data bukan sekadar formalitas, melainkan kebutuhan fundamental dalam menciptakan administrasi pemerintahan yang tertib dan responsif.

“Jika ada perubahan pengurus, mohon segera diberitahukan agar data di Bakesbangpol selalu diperbarui dan tidak terjadi kesalahan saat kami mengundang Bapak dan Ibu di kemudian hari,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut, para pengurus ormas juga diperkenalkan dengan aplikasi INDOMAS. Sistem tersebut dirancang untuk mempermudah organisasi melakukan pembaruan data kelembagaan sekaligus menyampaikan informasi mengenai kegiatan organisasi secara mandiri dan terintegrasi.

Secara teknis, peserta mendapatkan penjelasan mengenai mekanisme akses aplikasi, login menggunakan akun yang diberikan Bakesbangpol, pengisian profil organisasi, pembaruan struktur kepengurusan, alamat sekretariat, kontak aktif serta dokumen legalitas organisasi.

Selain itu, melalui menu laporan kegiatan, pengurus dapat memasukkan informasi mengenai nama kegiatan, waktu dan tempat pelaksanaan, jumlah peserta, dokumentasi foto serta dokumen pendukung lainnya.

Zidan Mustami Argani, mahasiswa Teknik Informatika Universitas Muhammadiyah Malang ketika memaparkan Aplikasi INDOMAS.
Zidan Mustami Argani, mahasiswa Teknik Informatika Universitas Muhammadiyah Malang ketika memaparkan Aplikasi INDOMAS.

Penjelasan teknis penggunaan aplikasi disampaikan oleh Zidan Mustami Argani, mahasiswa Teknik Informatika Universitas Muhammadiyah Malang. Pendampingan teknis tersebut diharapkan mampu memastikan para pengurus ormas tidak hanya memahami fungsi aplikasi, tetapi juga mampu menggunakannya secara berkelanjutan.

Setelah sosialisasi aplikasi, kegiatan dilanjutkan dengan desk validation atau validasi berkas. Perwakilan organisasi diminta membawa kelengkapan dokumen sebagaimana telah diinformasikan sebelumnya untuk dicocokkan dengan data yang tersimpan di Bakesbangpol.

Bagi organisasi yang masih memiliki kekurangan dokumen, Bakesbangpol memberikan ruang untuk melengkapinya melalui koordinasi lebih lanjut. Dengan demikian, proses validasi tidak ditempatkan sebagai mekanisme yang bersifat administratif semata, tetapi sebagai proses membangun kesesuaian antara data pemerintah dan realitas kelembagaan organisasi di lapangan.

Salah satu materi dari aplikasi INDOMAS yang disosialisasikan.
Salah satu materi dari aplikasi INDOMAS yang disosialisasikan.

Bakesbangpol Kota Batu menegaskan bahwa keberadaan data yang valid memiliki posisi strategis dalam merancang program pembinaan dan fasilitasi organisasi kemasyarakatan. Data yang akurat memungkinkan pemerintah menyusun kebijakan secara lebih tepat sasaran, sekaligus menghindari pendekatan yang bersifat seragam terhadap organisasi dengan karakteristik dan kebutuhan yang berbeda.

Dalam perspektif tata kelola pemerintahan, pemutakhiran data juga menjadi instrumen penting untuk memperkuat komunikasi antara pemerintah daerah dan masyarakat sipil. Ormas tidak hanya ditempatkan sebagai objek pembinaan, tetapi juga sebagai bagian dari ekosistem sosial yang memiliki kontribusi dalam pembangunan daerah.

Karena itu, Bakesbangpol mengajak seluruh pengurus ormas untuk menjadikan INDOMAS sebagai sarana komunikasi dan administrasi yang digunakan secara aktif, bukan sekadar aplikasi yang diisi ketika ada kegiatan validasi.

Apabila terjadi perubahan struktur kepengurusan, domisili sekretariat, nomor kontak maupun pelaksanaan kegiatan organisasi, pengurus diharapkan segera memperbarui informasi tersebut. Tim Bakesbangpol juga membuka ruang pendampingan apabila organisasi menghadapi kendala dalam proses pengisian aplikasi.

Baca Juga : https://pendidikannasional.id/daerah/nusantara-bersatu-satukan-ormas-malang-raya-komitmen-jaga-kota-batu-tetap-aman/

Melalui sistem pendataan yang lebih terintegrasi, pemerintah daerah diharapkan memiliki gambaran yang lebih komprehensif mengenai keberadaan, kapasitas, aktivitas, serta perkembangan organisasi kemasyarakatan di Kota Batu.

Pada akhirnya, kualitas pembangunan daerah tidak hanya ditentukan oleh kapasitas pemerintah, tetapi juga oleh kemampuan membangun sinergi dengan seluruh elemen masyarakat. Dalam konteks tersebut, data yang akurat menjadi fondasi penting bagi lahirnya kebijakan yang presisi, transparan, inklusif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Bakesbangpol Kota Batu berharap pemutakhiran data melalui INDOMAS dapat menjadi langkah berkelanjutan untuk membangun ekosistem organisasi kemasyarakatan yang tertib secara administratif, aktif dalam kehidupan sosial, serta mampu bersinergi dengan pemerintah dalam mendukung pembangunan Kota Batu.

Lihat Juga : https://youtube.com/@pendidikannasionaltv?si=7MptnqLVlhZi45vk

Kegiatan tersebut ditutup dengan penegasan agar seluruh organisasi kemasyarakatan secara konsisten memperbarui data dan melaporkan aktivitas organisasinya. Komitmen tersebut dinilai penting agar komunikasi, koordinasi, pembinaan, fasilitasi, dan perencanaan program keormasan di Kota Batu dapat berlangsung secara lebih efektif, akuntabel, dan tepat sasaran.

 

Penulis : Riadi. 

Editor : Tim Redaksi Pendidikannasional.id.

Array
Related posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *