Resmi Alfi Nurhidayat Dilantik sebagai Sekda Batu, Ini Motor Penggerak Pembangunan

Wali Kota Batu Lantik Alfi Nurhidayat sebagai Sekretaris Daerah, Momentum Perkuat Fondasi Birokrasi Menuju “MBATU SAE”

Batu,PENDIDIKANNASIONAL.ID – Pemerintah Kota Batu resmi mengukuhkan Alfi Nurhidayat sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) definitif, dalam sebuah upacara pengambilan sumpah jabatan yang berlangsung khidmat di Graha Pancasila, Balai Kota Among Tani, pada Selasa (7/7/2026). Pelantikan ini menjadi tonggak strategis dalam rangkaian konsolidasi birokrasi di lingkungan Pemerintah Kota Batu, sekaligus mempertegas komitmen kolektif untuk mengakselerasi pencapaian visi pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan.

Prosesi lantik yang sarat makna ini dihadiri oleh jajaran pimpinan daerah dan tokoh penting lintas sektor. Turut menyaksikan secara langsung Sekretaris Daerah Kota Malang, Erik Setyo Santoso, serta Direktur Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang, Dr. dr. Mochamad Bachtiar Budianto. Kehadiran Wakil Wali Kota Batu, Heli Suyanto, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan instansi vertikal, serta seluruh kepala perangkat daerah, camat, lurah, dan kepala desa se-Kota Batu, menandakan tingginya dukungan lintas elemen terhadap estafet kepemimpinan birokrasi yang baru.

Wali Kota Batu, Ketika memberikan sambutan sambutanya pada acara pelantikan Sekda Kota Batu.
Wali Kota Batu, Ketika memberikan sambutan sambutanya pada acara pelantikan Sekda Kota Batu.

Dalam sambutannya yang menginspirasi, Wali Kota Batu, Nurochman, menegaskan bahwa posisi Sekretaris Daerah bukanlah sekadar jabatan administratif, melainkan simpul sentral sekaligus motor penggerak utama yang mengoordinasikan seluruh dinamika birokrasi pemerintahan daerah. Beliau menyoroti peran krusial Sekda sebagai pengawal kebijakan publik, penyelaras program lintas sektor, serta penjamin bahwa rantai pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan dengan optimal dan akuntabel.

“Sekretaris Daerah adalah ujung tombak koordinasi. Kita tidak lagi menghadapi persaingan internal yang sempit, melainkan tantangan bersama yang jauh lebih besar, yakni bagaimana menghadirkan pembangunan yang berdampak nyata dan pelayanan publik yang dapat dirasakan langsung oleh seluruh lapisan masyarakat Kota Batu,” tutur Nurochman dengan tegas.

Baca Juga : https://pendidikannasional.id/pendidikan/wali-kota-batu-launching-posyandu-inklusi-di-hari-autisme-sedunia-2026/

Lebih lanjut, Wali Kota mengingatkan bahwa seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Batu wajib bergerak dalam satu ritme dan arah yang sama. Hal ini diperlukan untuk mewujudkan visi besar pembangunan yang dikenal dengan jargon “MBATU SAE”, sebuah cita-cita kolektif untuk menjadikan Kota Batu sebagai wilayah yang maju, berbudaya, dan berdaya saing. Penegasan ini sekaligus meluruskan pandangan bahwa tidak ada ruang bagi visi parsial dari masing-masing perangkat daerah; melainkan satu komitmen tunggal yang terintegrasi demi pemerintahan yang profesional, responsif, dan berorientasi pada kemaslahatan publik.

Menyiratkan apresiasi yang tinggi, Wali Kota Nurochman juga menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh peserta seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama yang telah mengikuti seluruh tahapan dengan semangat objektivitas dan sportivitas. 

Proses seleksi yang kompetitif dan transparan ini diharapkan menjadi preseden baik bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia aparatur di Kota Batu. Di sisi lain, penghargaan tulus juga dipersembahkan kepada Penjabat Sekretaris Daerah, Eko Suhartono, atas dedikasi serta pengabdiannya yang luar biasa selama masa transisi, yang berhasil menjaga stabilitas dan kontinuitas roda pemerintahan.

Di akhir amanatnya, Wali Kota menyerukan kepada seluruh elemen aparatur untuk memberikan dukungan penuh kepada Sekda yang baru dilantik, Alfi Nurhidayat. Dukungan kolektif ini diharapkan mampu memperkuat kolaborasi antar perangkat daerah, menghilangkan sekat-sektor kerja, serta mempercepat realisasi program-program prioritas. Beliau optimis bahwa dengan kepemimpinan yang solid, Kota Batu akan semakin mantap dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, inovatif, dan adaptif terhadap perubahan zaman.

Lihat Juga : https://youtube.com/@pendidikannasionaltv?si=7MptnqLVlhZi45vk

Pelantikan ini bukan hanya seremonial, melainkan sebuah pernyataan sikap bahwa Kota Batu tengah bersiap untuk melompat lebih tinggi. Melalui penguatan birokrasi yang terarah, sinergitas yang mengakar, dan komitmen yang bulat, Pemerintah Kota Batu bertekad menjadikan momen ini sebagai fondasi awal bagi transformasi pelayanan yang lebih bermartabat, adil, dan sejahtera bagi seluruh warganya.

 

Sumber : Prokopim Kota Batu

Editor  : Tim Redaksi Pendidikannasional.id.

 

Array
Related posts
Tutup
Tutup