Mahasya Young Competition 2026 Cetak Generasi Berprestasi, MI Miftahul Ulum Borong Juara Tilawah di Kota Batu
Kota Batu, PENDIDIKANNASIONAL.ID – Semangat kompetisi, kreativitas, dan prestasi pelajar tingkat SD/MI se-Malang Raya mewarnai gelaran Mahasya Young Competition 2026 yang diselenggarakan oleh MTs Hasyim Asyari Kota Batu pada 4–7 Mei 2026. Mengusung tema “Excellence In Talents, Gorgeous In Science”, ajang ini menjadi wadah pengembangan bakat akademik maupun non-akademik bagi siswa sejak usia dini.
Kegiatan berlangsung di lingkungan madrasah yang berada di Jalan Semeru No. 22, Sisir, Kecamatan Batu, Kota Batu, dan diikuti puluhan sekolah dasar serta madrasah ibtidaiyah dari berbagai wilayah di Malang Raya. Beragam cabang lomba digelar mulai dari tilawah, pidato Bahasa Indonesia, menyanyi solo, tari, catur, kaligrafi, hingga olimpiade akademik.

Atmosfer kompetisi berlangsung meriah sekaligus penuh sportivitas. Para peserta tampil dengan kemampuan terbaik mereka di hadapan dewan juri, guru pendamping, dan para orang tua yang turut memberikan dukungan langsung selama perlombaan berlangsung.
Salah satu sekolah yang mencuri perhatian dalam ajang tersebut adalah MI Miftahul Ulum. Madrasah tersebut sukses membawa pulang sejumlah penghargaan bergengsi, khususnya pada cabang tilawah.
Pada kategori tilawah, Juara 1 berhasil diraih oleh Elmaneesa Azkiya Hudoyo dari MI Miftahul Ulum, disusul Juara 2 atas nama Adzky Syauqilah dari sekolah yang sama. Sementara Juara 3 diraih Rasya Indah Nayla Sari dari SDN Ngaglik 03.
Prestasi membanggakan juga diraih delegasi MI Miftahul Ulum pada cabang tari dengan meraih Juara 3. Sedangkan untuk cabang kaligrafi, pihak sekolah mengakui persaingan berlangsung sangat ketat karena diikuti peserta terbaik dari berbagai daerah di Malang Raya.

Waka Kesiswaan MI Miftahul Ulum, Nur Kholiq Tri Andi, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas capaian para siswa dalam event tersebut. Menurutnya, prestasi ini menjadi tambahan pencapaian penting bagi sekolah selama tahun ajaran 2025–2026.
“Alhamdulillah, anak-anak mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya. Ini menjadi motivasi besar bagi siswa lainnya agar terus berani berkompetisi dan mengembangkan potensi diri, baik di bidang akademik maupun non-akademik,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa MI Miftahul Ulum mengirim delegasi pada beberapa cabang lomba, di antaranya MTQ, kaligrafi, dan tari. Dari sejumlah kategori yang diikuti, para siswa mampu membawa pulang hasil membanggakan yang menjadi kebanggaan madrasah.

Sementara itu, suasana haru dan bahagia juga tampak dari wajah Elmaneesa Azkiya Hudoyo, siswi kelas 4 yang sukses meraih Juara 1 Tilawah. Dalam wawancara usai perlombaan, Elma mengaku sangat senang atas pencapaian tersebut.
“Senang sekali. Harapannya nanti ingin ikut lomba lagi,” ungkap siswi asal daerah Sisir, Kota Batu itu dengan penuh semangat.
Elma tidak lepas dari proses pembinaan yang konsisten. Guru pembimbing tilawah, Darul Ni’mah, menjelaskan bahwa Elma memang memiliki minat dan bakat kuat di bidang tilawah sejak awal.
Menurutnya, pembinaan dilakukan secara rutin melalui kegiatan ekstrakurikuler sekolah, TPQ, hingga pembinaan tilawah di Masjid An-Nur. Menjelang perlombaan, intensitas latihan bahkan ditingkatkan menjadi setiap hari.
“Biasanya latihan dilakukan tiga kali dalam seminggu. Tetapi kalau sudah mendekati lomba, latihannya setiap hari dan terus dipantau, termasuk saat di rumah,” jelasnya.
Ia juga mengaku bangga karena dua siswinya sekaligus berhasil meraih Juara 1 dan Juara 2 dalam kategori tilawah. Kedua peserta tersebut diketahui mengikuti pembinaan yang sama sehingga sudah terbiasa belajar dan berkembang bersama.
“Harapan saya ke depan, semakin banyak anak-anak berbakat yang berani tampil dan optimis mengikuti berbagai perlombaan. Jangan hanya satu atau dua anak saja yang muncul,” tambahnya.
Selain cabang tilawah, Mahasya Young Competition 2026 juga melahirkan banyak talenta muda berbakat dari berbagai sekolah. Pada kategori pidato Bahasa Indonesia, Juara 1 diraih Khayla Almyra Maritza dari MI Bustanul Ulum. Sementara kategori menyanyi solo dimenangkan Naura Valencia Az-Zhara dari SDN Bandung Rejosari 1.
Di cabang tari, Laksminara Dance Group dari SDN Pesanggrahan 02 Batu berhasil meraih Juara 1 dengan penampilan yang memukau. Sedangkan kategori olimpiade matematika dimenangkan Al Zahfran Akmal Adibrata dari SDN 4 Bedalisodo Wagir Malang.
Lihat Juga : https://youtube.com/@pendidikannasionaltv?si=7MptnqLVlhZi45vk
Melalui Mahasya Young Competition 2026, MTs Hasyim Asyari Kota Batu tidak hanya menghadirkan kompetisi pelajar semata, tetapi juga ruang pengembangan karakter, kepercayaan diri, dan semangat berprestasi bagi generasi muda Malang Raya.
Ajang ini diharapkan terus menjadi agenda tahunan yang mampu melahirkan bibit-bibit unggul di bidang akademik, seni, maupun keagamaan, sekaligus mempererat silaturahmi antarsekolah di wilayah Malang Raya.
Penulis : Riadi.
Editor : Tim Redaksi Pendidikannasional.id.


MI Miftahul Ulum Raih Juara 1 dan 2 Tilawah ( Foto : ilustrasi, ketika menerima piala.) 
