500 Lebih Anggota PSHT Tiga Cabang Padati Dodikjur, Latihan Gabungan Malang Raya Perkuat Persaudaraan
Malang Raya, PENDIDIKANNASIONAL.ID – Ratusan anggota Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) dari tiga cabang di Malang Raya memadati kawasan Dodikjur pada Minggu (19/4/2026) pagi. Lebih dari 500 peserta dari Kota Batu, Kabupaten Malang, dan Kota Malang mengikuti latihan gabungan yang berlangsung penuh semangat, disiplin, dan nuansa persaudaraan yang kental.
Kegiatan ini tidak sekadar menjadi ajang latihan fisik, namun juga momentum penting untuk mempererat hubungan antar anggota, baik siswa (calon warga) maupun warga PSHT dari berbagai latar belakang.

Latihan Gabungan Perkuat Solidaritas Malang Raya
Latihan gabungan ini melibatkan tiga cabang besar, yakni PSHT Kota Batu, PSHT Kabupaten Malang, dan PSHT Malang Kota. Kehadiran ratusan anggota dalam satu titik menunjukkan kekuatan sekaligus soliditas organisasi di wilayah Malang Raya.

Kacab PSHT Kota Batu, Kangmas Sutrisno, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bukti nyata eksistensi PSHT di tengah masyarakat.
“Dengan adanya latihan gabungan antara tiga cabang ini, kami berharap keberadaan PSHT di Malang Raya semakin terlihat, terutama dari segi kekuatan personelnya,” ujarnya.

Ia juga berharap kegiatan serupa tidak berhenti sampai di sini, melainkan terus berlanjut di masa mendatang sebagai agenda rutin tahunan.
“Harapan kami, latihan seperti ini bisa terus dilakukan agar rasa persaudaraan antar siswa dan warga PSHT semakin erat,” tambahnya.
Tidak Hanya Malang Raya, Siap Diperluas
Lebih jauh, Sutrisno membuka peluang agar kegiatan latihan gabungan ke depan tidak hanya terbatas di Malang Raya. Ia mendorong cabang-cabang lain yang berdekatan untuk ikut serta dalam program serupa.
Langkah ini dinilai penting untuk memperluas jaringan persaudaraan sekaligus memperkuat sinergi antar wilayah dalam tubuh organisasi.

Tekankan Guyub Rukun dan Minim Konflik
Senada dengan hal tersebut, Ketua Cabang PSHT Kabupaten Malang, KangMas Joni Sunardi, menegaskan pentingnya menjaga kerukunan di antara seluruh anggota.
“Harapan saya, SH Terate di Malang Raya tetap menjaga keguyuban dan kerukunan. Kita ingin semakin solid, sesuai dengan Panca Dasar yang menekankan persaudaraan,” ungkapnya.
Ia juga berharap ke depan tidak ada lagi kesalahpahaman antar cabang. Menurutnya, kekuatan utama PSHT terletak pada persatuan dan jumlah anggota yang besar.
“Malang Raya harus maju. Persaudaraannya kuat dan jumlah siswanya terus berkembang,” tegasnya.

Sinergi untuk Keamanan dan Ketertiban
Sementara itu, perwakilan PSHT Malang Kota, Dandang Christianto, yang membawa amanah sebagai Ketua Cabang, menyebut bahwa kegiatan ini memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas wilayah.
Menurutnya, Malang Raya kerap menjadi sorotan dalam berbagai isu, sehingga sinergi antar cabang menjadi hal yang sangat penting.
“Kebersamaan ini sangat krusial untuk memperkuat posisi PSHT di Malang Raya, terutama dalam menjaga keamanan dan ketentraman masyarakat,” jelasnya.
Latihan gabungan ini juga menjadi bagian dari persiapan menjelang proses pengesahan warga baru agar dapat berjalan dengan aman dan kondusif.

Sorotan Isu HKI dan Posisi Organisasi
Selain latihan dan persaudaraan, kegiatan ini juga menyinggung isu strategis terkait Hak Kekayaan Intelektual (HKI) dan posisi organisasi di tingkat nasional.
KangMas Joni Sunardi menegaskan bahwa PSHT Pusat Madiun memiliki hak merek dan paten yang sah. Ia menilai keputusan terkait status organisasi yang berkembang saat ini masih belum final.
“Permasalahan hukum tersebut masih dalam proses dan belum inkrah sepenuhnya,” ujarnya.

Ia juga mengimbau pihak terkait untuk melakukan koordinasi lebih lanjut dengan pengurus pusat agar keputusan yang diambil benar-benar sesuai fakta di lapangan.
Di sisi lain, KangMas Sutrisno menyampaikan bahwa meskipun saat ini PSHT Pusat Madiun belum masuk dalam keanggotaan IPSI, pihaknya tetap berkomitmen untuk memperjuangkan hal tersebut.
“PSHT Pusat Madiun adalah cikal bakal PSHT di seluruh dunia. Kami akan terus berupaya agar bisa kembali masuk ke IPSI,” tegasnya.

Suara Anggota: Latihan Jadi Ajang Silaturahmi
Antusiasme terhadap kegiatan ini juga datang dari para anggota PAMTER . Salah satunya Mas Kusni, yang menilai latihan gabungan ini sangat positif, terutama bagi para siswa.
“Ini bagus untuk perkenalan antar siswa. Jadi nanti saat sudah menjadi warga, persaudaraannya akan lebih erat,” ujarnya.
Ia juga menyatakan dukungan penuh terhadap program-program dari pusat agar organisasi semakin solid ke depannya.
Peran Pamter dan Komitmen Satu Komando
Dari unsur pengamanan internal, sebanyak puluhan personel Pamter turut diterjunkan untuk mendukung kelancaran kegiatan.

Mas Sugeng, anggota Pamter dari Kabupaten Malang, menyebut bahwa kehadiran mereka bertujuan memastikan acara berjalan aman dan tertib.
“Kami berharap kegiatan ini berjalan lancar tanpa hambatan, serta semakin mempererat persatuan antar anggota,” katanya.
Ia juga menegaskan bahwa seluruh kegiatan tetap berada dalam satu komando, mengikuti arahan dari pusat di Madiun.

Hal senada disampaikan Ketua Pamter Kota Malang, Joko Doso Wasono, yang berharap solidaritas anggota semakin meningkat.
“Kita harus tetap menjaga kerukunan, loyalitas, dan berpedoman pada ajaran organisasi, yaitu membentuk manusia berbudi luhur,” tegasnya.

Peran Senior: Bangun Kepercayaan Diri Generasi Baru
Sementara itu, Dewan PSHT Cabang Batu, H. Hanafi, SE., menilai latihan gabungan ini sebagai kegiatan positif yang berdampak langsung pada mental anggota muda.
Menurutnya, kegiatan ini mampu meningkatkan rasa percaya diri calon warga karena mereka merasa memiliki banyak saudara di berbagai daerah.
“Ini penting agar calon warga lebih percaya diri, karena mereka tahu memiliki jaringan persaudaraan yang luas dengan berbagai latar belakang,” ujarnya.
Harapan Besar untuk Masa Depan
Secara keseluruhan, latihan gabungan PSHT Malang Raya ini menjadi simbol kuat persatuan, solidaritas, dan komitmen bersama dalam membangun organisasi yang lebih baik.
Lihat Juga : https://youtube.com/@pendidikannasionaltv?si=7MptnqLVlhZi45vk
Seluruh pihak berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut secara rutin dan semakin berkembang, tidak hanya di Malang Raya tetapi juga di wilayah lain.
Dengan semangat persaudaraan yang terus dijaga, PSHT diyakini mampu memberikan kontribusi positif, baik bagi anggotanya maupun bagi masyarakat luas.
Penulis : Riadi.
Editor : Tim Redaksi Pendidikannasional.id.


Ketiga Cabang PSHT Malang Raya, bersatu gelar latihan gabungan. ( Foto : Ilustrasi ). 
