350 Tokoh Hadir di Bumiaji, Ini Pesan Penting Wali Kota Batu

Wali Kota Batu, Wakil Wali Kota Batu bersama jajaran Forkopimcam ketika berhalal bihalal bersama seluruh peserta. ( Foto : Tim Redaksi ).

Sinergi Lintas Sektor dan Refleksi Kebersamaan Kecamatan Bumiaji Gelar Halal Bihalal dan Rakor di Tengah Tiga Momentum Spiritual

Kota Batu, PENDIDIKANNASIONAL.ID – Sebanyak 350 pemangku kepentingan menghadiri kegiatan Halal Bihalal dan Rapat Koordinasi (Rakor) lintas sektor Kecamatan Bumiaji dalam rangka Idul Fitri 1447 Hijriah, Kamis (26/3/2026). Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi pembangunan, komunikasi lintas sektor, sekaligus refleksi nilai-nilai spiritual yang hadir hampir bersamaan.

Pemerintah Kecamatan Bumiaji menggelar kegiatan ini dengan mengusung tema peningkatan komunikasi dan sinergitas sebagai fondasi utama menghadapi tantangan pembangunan di era disrupsi informasi.

Tampak Wali kota Batu, Wakil Wali Kota Batu, bersama Camat Bumiaji, Danramil Bumiaji, Perwakilan Polsek Bumiaji ketika di acara Halal Bihalal.
Tampak Wali kota Batu, Wakil Wali Kota Batu, bersama Camat Bumiaji, Danramil Bumiaji, Perwakilan Polsek Bumiaji ketika di acara Halal Bihalal.

Hadir dalam kegiatan tersebut Wali Kota Batu, Nur Rochman, dan Wakil Wali Kota Batu, Heli Suyanto, yang turut memperkuat pentingnya kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor lainnya hingga tingkat desa.

Camat Bumiaji, Thomas Mandi, S.Sos, Ketika memberikan sambutanya pada kegiatan Halal Bihalal 2026
Camat Bumiaji, Thomas Mandi, S.Sos, Ketika memberikan sambutanya pada kegiatan Halal Bihalal 2026

Refleksi Tiga Momentum Spiritual

Camat Bumiaji, Thomas Maydo, menyoroti keunikan momen tahun ini, di mana tiga perayaan keagamaan berlangsung dalam waktu yang berdekatan, yakni Hari Raya Nyepi, Ramadan, dan masa puasa umat Nasrani.

“Ketiga momentum ini memiliki tujuan yang sama, yaitu membentuk manusia yang lebih baik,” ujarnya.

Ia menjelaskan, nilai-nilai dalam Nyepi yang menekankan pengendalian diri sejalan dengan makna puasa Ramadan yang mengajarkan kesabaran dan peningkatan ketakwaan.

Tampak beberapa Direktur dari beberapa destinasi wisata dan Hotel hadir dalam halal bihalal 2026.
Tampak beberapa Direktur dari beberapa destinasi wisata dan Hotel hadir dalam halal bihalal 2026.

Menurutnya, kesamaan nilai tersebut menjadi modal sosial yang kuat untuk membangun masyarakat Bumiaji yang lebih humanis dan berkelanjutan.

Thomas juga mengapresiasi seluruh unsur yang hadir, mulai dari Forkopimcam, kepala desa, BPD, pelaku usaha, hingga jurnalis. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremoni, tetapi ruang untuk menyatukan persepsi dan memperkuat kolaborasi.

Tampak suasana peserta guyub rukun didalam kegiatan halal bihalal.
Tampak suasana peserta guyub rukun didalam kegiatan halal bihalal.

Komitmen Pembangunan Berkelanjutan

Pemerintah Kecamatan Bumiaji menegaskan komitmennya dalam menyeimbangkan pembangunan fisik dan budaya. Langkah ini sejalan dengan visi “Batu SAE” yang menekankan pelestarian lingkungan, penguatan kearifan lokal, serta perlindungan sumber daya air.

“Pembangunan tidak hanya soal infrastruktur, tetapi juga bagaimana menjaga identitas budaya dan karakter masyarakat,” tegas Thomas.

Batu Business Festival 2024, Mendorong pengembangan investasi dan pariwisata

Ia menambahkan, penguatan lembaga adat dan seni budaya menjadi bagian penting dalam menjaga jati diri masyarakat di tengah arus modernisasi.

Momentum Halal Bihalal ini pun menjadi simbol kuat kebersamaan lintas sektor di tengah perubahan sosial dan perkembangan teknologi yang semakin cepat.

Wali kota Batu, Nurochman, S.H., M.H ketika memberikan pengarahanya dalam kegiatan Halal Bihalal 2026 .
Wali kota Batu, Nurochman, S.H., M.H ketika memberikan pengarahanya dalam kegiatan Halal Bihalal 2026 .

Pesan Wali Kota: Waspada dan Tingkatkan Pelayanan

Wali Kota Batu, Nur Rochman, mengapresiasi inisiatif Kecamatan Bumiaji yang dinilai mampu menyatukan berbagai elemen masyarakat dalam satu forum strategis. Ia mengingatkan bahwa Bumiaji memiliki potensi besar, namun juga menyimpan kerawanan wilayah yang perlu diantisipasi bersama.

“Sinergi sangat penting untuk menjaga kesiapsiagaan wilayah. Dengan kebersamaan, kita bisa menjaga lingkungan, terutama sumber mata air yang menjadi aset penting daerah,” ujarnya.

Jack Imam Kritik Keras Pengelolaan Pariwisata Batu 2026 Dalam Reuni di Pondok Jatimpark Hotel. “Promosi Jangan Cuma Seremonial!”

Selain itu, Wali Kota juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan publik di era digital. Ia mendorong pemerintah kecamatan dan desa untuk terus berinovasi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Willy Suhartanto (Direktur Hotel Purnama) bersama Manajer Hotel Purnama Batu.
Willy Suhartanto (Direktur Hotel Purnama) bersama Manajer Hotel Purnama Batu.

Dorongan dari Sektor Swasta

Kegiatan ini juga menjadi ruang dialog antara pemerintah dan sektor swasta. Salah satu perwakilan perusahaan berharap sinergi yang terbangun tidak berhenti pada kegiatan seremonial.

“Kami ingin kolaborasi ini terus berlanjut, terutama dalam mendukung sektor pariwisata dan perekonomian daerah,” ujarnya.

Baca Juga : https://pendidikannasional.id/daerah/hukum-humanis-pemkot-batu-siapkan-pidana-kerja-sosial-pengganti-penjara/

Kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, akademisi, media, dan dunia usaha dinilai menjadi kunci utama dalam mendorong kemajuan wilayah, khususnya di Bumiaji yang memiliki potensi wisata alam dan budaya.

Suasana penuh keakraban terlihat saat seluruh peserta saling bermaafan dan mempererat hubungan antar lembaga.

Momen dimana bersama sama ketika didalam acara halal bihalal Kecamatan Bumiaji.
Momen dimana bersama sama ketika didalam acara halal bihalal Kecamatan Bumiaji.

Camat Bumiaji mengajak seluruh elemen untuk terus memperkuat sinergi lintas sektor.

“Mari kita bersama-sama membangun masyarakat Bumiaji yang lebih baik, harmonis, dan sejahtera,” pungkasnya.

Lihat Juga : https://youtube.com/@pendidikannasionaltv?si=7MptnqLVlhZi45vk

Kegiatan ini menegaskan bahwa Halal Bihalal bukan sekadar tradisi, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam memperkuat kolaborasi dan pembangunan daerah secara berkelanjutan.

 

Penulis: Ria

Editor: Tim Redaksi. 

Array
Related posts
Tutup
Tutup