Polres Batu Siapkan Rekayasa Lalin dan Barcode Digital Antisipasi Kemacetan Operasi Ketupat 2026

Mapolres Batu, Petugas ketika berada di Posko pemantauan CCTV, dan Barcode pelayanan dari Polres Batu. ( Foto : istimewa ).

Polres Batu Siap Amankan Operasi Ketupat Semeru 2026, Siapkan Rekayasa Lalu Lintas dan Layanan Digital

Kota Batu,PENDIDIKANNASIONAL.ID – Memasuki periode krusial arus mudik dan wisata, Kepolisian Resor (Polres) Batu secara resmi mengaktifkan Operasi Ketupat Semeru 2026 pada Kamis, 19 Maret 2026. Operasi kepolisian terpusat ini bertujuan untuk menjamin rasa aman dan nyaman bagi masyarakat serta wisatawan yang berkunjung ke Kota Batu, destinasi wisata unggulan di Jawa Timur yang dikenal dengan udara sejuk dan beragam wahana rekreasi keluarga.

Dalam menghadapi potensi lonjakan kunjungan, Polres Batu telah memetakan seluruh jalur akses menuju Kota Batu. Berdasarkan data lalu lintas, Kota Batu dapat diakses melalui tiga poros utama, masing-masing memiliki karakteristik dan potensi kerawanan kepadatan yang berbeda.

Denah area Pos Terpadu, pelayanan dan pengamanan bagi masyarakat dan wisatawan.
Denah area Pos Terpadu, pelayanan dan pengamanan bagi masyarakat dan wisatawan.

1. Akses Utara (Jalur Tengah Kabupaten Malang): Jalur ini menjadi andalan bagi kendaraan yang datang dari arah Surabaya, Sidoarjo, serta wilayah utara Kabupaten Malang. Rute yang dilalui adalah melewati Simpang Tiga Karangploso, kemudian menuju Kecamatan Bendo untuk selanjutnya masuk ke wilayah Kota Batu.

2. Akses Tengah (Jalur Utama Kota Malang): Merupakan jalur konvensional dan paling pendek bagi wisatawan yang berangkat dari pusat Kota Malang. Kendaraan dapat langsung melaju melalui Jalan Raya Malang–Batu yang dikenal padat dengan aktivitas komersial dan permukiman.

3. Akses Selatan (Jalur Alternatif Dau): Untuk mengurangi beban di jalur tengah, kendaraan dari arah selatan atau yang ingin menghindari kemacetan di Kota Malang dapat memilih rute melalui Kecamatan Dau dan Dadaprejo.

Kasi Humas Polres Batu,Iptu M. Huda Rohman ketika berada di Posko center memaparkan pemantauan Lalu lintas dari CCTV.
Kasi Humas Polres Batu,Iptu M. Huda Rohman ketika berada di Posko center memaparkan pemantauan Lalu lintas dari CCTV.

Menyadari potensi perlambatan kendaraan, terutama pada puncak kunjungan wisata, Polres Batu tidak hanya mengandalkan pengaturan statis. Pihaknya telah menyiapkan skema rekayasa lalu lintas dinamis yang akan diterapkan jika terjadi peningkatan volume kendaraan secara signifikan, baik dari arah Kota Malang maupun Surabaya.

“Kami akan melakukan evaluasi situasional di lapangan. Jika kepadatan mulai terakumulasi di titik-titik tertentu, kami akan segera memberlakukan rekayasa lalu lintas untuk mendistribusikan kendaraan ke jalur-jalur alternatif,” jelas Kasi Humas Polres Batu, Iptu M. Huda Rohman saat di Posko Operasi Ketupat Semeru 2026.

Baca Juga : 

Kesiapan Polres Batu 400 Personel & Rekayasa Jalur Klemuk Disiapkan Jelang Puncak Mudik 2026

Salah satu inovasi dalam pengamanan tahun ini adalah pemanfaatan teknologi pemantauan terpusat. Di ruang Posko Operasi Ketupat Semeru, Polres Batu mengoperasikan sejumlah layar CCTV yang memantau secara real-time pergerakan kendaraan dari berbagai arah.

“Posko memiliki tanggung jawab strategis untuk memantau perkembangan situasi. Ada petugas admin yang mencatat laporan dari personel lapangan, dan petugas operator yang bertugas menampilkan kegiatan di wilayah hukum Polres Batu pada layar monitor. Titik-titik simpangan yang menjadi atensi utama kami antara lain Pertigaan Karangploso yang merupakan pintu masuk dari arah Kabupaten Malang, kawasan depan Jatim Park 3, simpang di depan Museum Angkut, serta Simpang Empat Pesanggrahan hingga pintu keluar Exit Songgoriti. Di titik-titik inilah perlambatan berpotensi terjadi jika volume kendaraan meningkat,” papar Huda lebih lanjut.

Barkode yang diberikan oleh Polres Batu untuk masyarakat atau wisatawan perihal Lalulintas Kota Batu.
Barcode yang diberikan oleh Polres Batu untuk masyarakat atau wisatawan perihal Lalulintas Kota Batu.

Dengan pemantauan ini, keputusan untuk melakukan rekayasa lalu lintas dapat diambil secara cepat dan tepat sasaran, sehingga kelancaran arus kendaraan dapat terjaga.

Polres Batu mengimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk mematuhi rambu-rambu lalu lintas dan mengikuti arahan petugas di lapangan. “Keselamatan adalah yang utama dalam berkendara. Jangan memaksakan diri jika lelah, manfaatkan pos-pos pengamanan dan pelayanan yang telah kami sediakan,” tegas pernyataan resmi Polres Batu.

Jadi Contoh Nyata, Kapolres Batu Pimpin Aksi Bersih-Bersih Alun-Alun Demi Indonesia ASRI

Untuk memudahkan akses informasi bagi masyarakat dan pemudik, Polres Batu menyediakan layanan digital inovatif berupa Barcode Informasi. Masyarakat cukup melakukan scan pada barcode yang tersebar di berbagai titik untuk mengakses pusat informasi terintegrasi. Melalui layanan ini, wisatawan dapat mengetahui berbagai informasi penting secara real-time, antara lain:

· Peta jalur alternatif untuk menghindari kemacetan.

· Skema rekayasa lalu lintas terkini.

· Lokasi pos pengamanan (Pospam) dan pos pelayanan (Posyan) terdekat.

· Layanan kepolisian darurat di wilayah hukum Polres Batu.

Gambar denah pengaturan arus lalu lintas di area alun alun Kota Batu
Gambar denah pengaturan arus lalu lintas di area alun alun Kota Batu

Selain itu, Polres Batu mengingatkan kembali ketersediaan layanan darurat melalui Call Center 110. Layanan ini bebas pulsa dan beroperasi 24 jam non-stop, siap menerima laporan atau memberikan respons cepat bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan kepolisian.

Baca Juga : https://pendidikannasional.id/daerah/polres-batu-gelar-ramp-check-terpadu-5-bus-dikenakan-tilang/

Lihat Juga : https://youtube.com/@pendidikannasionaltv?si=7MptnqLVlhZi45vk

Dengan sinergi antara kesiapan personel di lapangan, pemantauan berbasis teknologi, dan kemudahan akses informasi digital, Polres Batu berkomitmen untuk memastikan Operasi Ketupat Semeru 2026 berjalan lancar, sehingga masyarakat dan wisatawan dapat menikmati liburan di Kota Batu dengan aman dan nyaman.

 

Penulis : Ria. 

Editor : Tim Pendidikannasional.id

Array
Related posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *