PSHT Ngantang Bagikan 600 Takjil, Bukti Silat Tak Hanya Adu Fisik Tapi juga Berbagi

Salah satu warga bersama bendera lambang kembanggaanya ketika acara berbagi takjil bersama sama. ( Foto : istimewa ).

Pencak Silat Persaudaraan Setia Hati Terate Ranting Ngantang Gelar Bakti Sosial Berbagi 600 Takjil di Bulan Ramadan

Ngantang, Malang,PENDIDIKANNASIONAL.ID – Semangat berbagi di bulan suci Ramadan 1447 Hijriah kembali terpancar dari keluarga besar Pencak Silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Ranting Ngantang, Pada Kamis, 12 Maret 2026, organisasi pencak silat terkemuka di wilayah tersebut menggelar aksi sosial berupa pembagian takjil kepada para pengguna jalan yang melintas di depan Pendopo Kecamatan Ngantang. Kegiatan yang berlangsung pada sore hari menjelang waktu berbuka puasa ini merupakan wujud nyata kepedulian sosial dan pengamalan ajaran luhur Persaudaraan.

Hadir dalam kegiatan tersebut puluhan warga PSHT dari berbagai rayon di bawah naungan Ranting Ngantang. Perkembangan PSHT di Kecamatan Ngantang menunjukkan grafik positif yang signifikan, yang ditandai dengan terbentuknya beberapa unit rayon untuk mengakomodasi jumlah warga yang terus bertambah. Adapun rayon yang tergabung meliputi Rayon Sondel, Rayon Waturejo, Rayon Purworejo, serta Komisariat PSHT SMA Negeri Ngantang yang menjadi wadah bagi para pelajar untuk bergabung dalam organisasi pencak silat ini.

Foto bersama ketika selesai acara berbagi takjil diarea pendopo Kecamatan Ngantang.
Foto bersama ketika selesai acara berbagi takjil diarea pendopo Kecamatan Ngantang.

Ketua PSHT Ranting Ngantang, Joko, ( Mas Joko ) saat ditemui di sela-sela kegiatan, menyampaikan bahwa aksi berbagi takjil ini telah menjadi program tahunan yang konsisten dilaksanakan oleh jajaran pengurus dan warga di wilayah Ngantang Raya. Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar ritual tahunan, melainkan bentuk implementasi nyata dari nilai-nilai kemanusiaan yang dijunjung tinggi oleh PSHT.

“Kami membagikan sekitar 600 bungkus takjil yang terdiri dari makanan dan minuman kepada masyarakat pengguna jalan. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk selalu berbagi manfaat bagi siapa saja tanpa memandang status sosial, agama, ras, suku, atau afiliasi organisasi dan perguruan silat lainnya. Ini adalah cerminan dari filosofi bahwa kita semua adalah saudara,” ujar Joko.

Baca Juga : 

Hasil Parapatan Luhur PSHT 2026 Pimpinan Pusat Periode 2026-2031 Resmi Ditetapkan

Lebih lanjut, ia menyampaikan harapannya agar di tahun-tahun mendatang, jumlah takjil yang dibagikan dapat ditingkatkan. Menurutnya, peningkatan kuantitas ini tidak hanya bermakna secara kuantitatif, tetapi juga sebagai representasi dari semakin kuatnya solidaritas dan semangat gotong royong di antara warga PSHT Ngantang. 

“Kami berharap tahun depan kita bisa berkumpul kembali dan berbagi dalam jumlah yang lebih besar, tentunya dengan persiapan yang lebih matang dan partisipasi warga yang lebih luas lagi,” imbuhnya.

Dengan antusias warga Ngantang Raya ketika selesai berbagi takjil
Dengan antusias warga Ngantang Raya ketika selesai berbagi takjil

Sejalan dengan pernyataan Ketua Ranting, Ketua Komisariat PSHT SMA Negeri Ngantang, Dony Prastya Karya atau akrab disapa Mas Doni, turut memberikan pandangannya. Ia menegaskan bahwa keterlibatan generasi muda, khususnya siswa yang tergabung dalam komisariat, dalam kegiatan sosial seperti ini merupakan sarana pendidikan karakter yang sangat efektif. Kegiatan ini dipandang sebagai medium untuk menumbuhkan rasa empati, kepedulian, serta memperkuat tali silaturahmi, baik antar sesama warga PSHT maupun dengan masyarakat luas.

“Ini adalah sarana untuk mewujudkan sujud silaturahmi antar warga SH Terate dan juga masyarakat. Kami berharap ke depannya, partisipasi dalam pembagian takjil di Ngantang ini bisa lebih ramai lagi. Kita semua tahu bahwa jumlah warga PSHT di Ngantang sangat banyak, hampir mencapai 700 orang. Hari ini kita membagikan 600 paket makanan dan minuman. Tentu menjadi harapan bersama, tahun depan kita bisa meningkatkan jumlahnya menjadi 1000 paket atau bahkan lebih, sebagai bukti nyata perkembangan dan semangat kebersamaan kita,” jelas Dony.

Wakil Gubernur Jatim Resmi Buka Parluh 2026 PSHT, Penguatan Nasionalisme Teguhkan Jati Diri

Ia juga menambahkan bahwa pada kegiatan kali ini, panitia pelaksana melibatkan sekitar 50 orang warga dewasa (mas dan mbak) serta 20 orang siswa dari Komisariat SMA Negeri Ngantang. Seluruh peserta yang terlibat merupakan warga PSHT dari wilayah Ngantang Raya, menunjukkan bahwa semangat berbagi ini tumbuh dari dalam komunitas itu sendiri.

Setelah rangkaian pembagian takjil selesai, kegiatan dilanjutkan dengan acara berbuka puasa bersama yang diadakan di kediaman salah satu warga, Nina Wati, yang akrab disapa Mbak Nina. Momen kebersamaan ini menjadi penutup yang hangat dari rangkaian aksi sosial yang telah dilakukan. Suasana kekeluargaan terasa kental saat seluruh peserta dan beberapa warga sekitar berkumpul untuk melepas dahaga dan menyantap hidangan berbuka secara bersama-sama.

Mbak Nina Wati ketika bersama sama dengan saudara yang lainya ketika di tengah jalan persiapan berbagi takjil
Mbak Nina Wati ketika bersama sama dengan saudara yang lainya ketika di tengah jalan persiapan berbagi takjil

Nina Wati, selaku tuan rumah, menyatakan keterbukaannya untuk terus menjadi bagian dari kegiatan positif PSHT. Ia merasa terhormat rumahnya dapat dijadikan tempat untuk mempererat tali persaudaraan.

“Tempat kami selalu terbuka bagi para saudara dari mana saja. Jika ada kegiatan berbuka puasa bersama atau kegiatan lainnya, kami akan sangat senang jika dapat dilaksanakan di kediaman saya. Ini bukan sekadar tempat, tetapi merupakan sarana untuk selalu melestarikan nilai-nilai kebersamaan dan wujud nyata dari rasa Persaudaraan yang tidak membeda-bedakan suku, agama, ras, status, dan lain sebagainya. Kegiatan ini juga merupakan bagian kecil dari upaya kita untuk ikut serta dalam ‘merayu hayuning bawono’ (mengindahkan keindahan dunia) atau ikut serta menjaga dan menciptakan kedamaian di muka bumi,” ujarnya penuh makna.

Dengan antusias warga dan siswa berbuka bersama sama
Dengan antusias warga dan siswa berbuka bersama sama

Baca Juga : https://pendidikannasional.id/nasional/psht-di-turkiye-seni-bela-diri-indonesia-sebagai-gerakan-moral-dan-jembatan-budaya/

Kegiatan bakti sosial PSHT Ranting Ngantang ini mendapat sambutan positif dari masyarakat sekitar dan para pengguna jalan yang menerima takjil. Mereka mengapresiasi inisiatif dari organisasi pencak silat yang tidak hanya berfokus pada pengembangan fisik dan teknik bela diri, tetapi juga pada pembangunan karakter dan kepedulian sosial. 

Lihat Juga : https://youtube.com/@pendidikannasionaltv?si=7MptnqLVlhZi45vk

Aksi ini menjadi bukti bahwa PSHT, khususnya di Ranting Ngantang, hadir sebagai bagian integral dari masyarakat yang aktif berkontribusi dalam kegiatan-kegiatan yang membawa manfaat dan keberkahan, terutama di bulan suci Ramadan. Semangat “berbagi manfaat bagi siapa saja” yang digaungkan oleh Ketua PSHT Ranting Ngantang, Joko, benar-benar terwujud dalam aksi nyata di lapangan, memperkuat citra PSHT sebagai organisasi yang menjunjung tinggi nilai-nilai luhur persaudaraan dan kemanusiaan.

 

Penulis : Ria. 

Editor : Tim Pendidikannasional.id

Array
Related posts
Tutup
Tutup