Siti Faujiah Resmikan Rumah Inklusi Kota Batu,Wadah Kreativitas dan Kemandirian Penyandang Disabilitas

Rumah Inklusi Kota Batu Resmi Berdiri. Wadah Pemberdayaan dan Kesetaraan bagi Penyandang Disabilitas

Kota Batu, PENDIDIKANNASIONAL.ID – Kota Batu kini memiliki sebuah pusat pemberdayaan yang signifikan bagi komunitas disabilitas. Setelah sekian lama beroperasi tanpa lokasi tetap dan mengalami masa vakum, Rumah Inklusi Kota Batu akhirnya diresmikan dan memiliki markas besar di Jalan Bukit Berbunga, Desa Sidomulyo, Kecamatan Batu. Peresmian yang dihadiri langsung oleh Ketua TP PKK Kota Batu, Siti Faujiah, ini menandai babak baru komitmen kota tersebut dalam menciptakan ekosistem yang inklusif dan mendukung potensi setiap warganya, tanpa terkecuali.( 09/02/2026 ) 

Dalam sambutannya, Siti Faujiah menegaskan visi dari keberadaan rumah inklusi ini. “Saya berharap, di sinilah tempat di mana anak-anak kita nantinya dapat menuangkan seluruh aktivitas dan bakat yang mereka miliki,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa Rumah Inklusi disiapkan sebagai wadah untuk menghimpun kreativitas anak-anak disabilitas, sehingga hasil karya mereka dapat dinikmati tidak hanya oleh masyarakat Kota Batu, tetapi juga menjangkau hingga ke luar daerah. “Singkatnya, Rumah Inklusi ini adalah ‘rumah’ yang mendukung anak-anak untuk terus berkarya dan beraktivitas bagi masa depan mereka,” pungkasnya.

Ketua TP PKK Kota Batu, Siti Faujiyah ketika memberikan sambutanya
Ketua TP PKK Kota Batu, Siti Faujiah ketika memberikan sambutanya

Secara konseptual, Rumah Inklusi berfungsi sebagai wadah integrasi strategis yang menyatukan berbagai komunitas disabilitas, seperti Pertuni (Persatuan Tuna Netra Indonesia) dan komunitas lainnya di bawah satu payung. Fungsinya melampaui sekadar tempat berkumpul. Lembaga ini dirancang dengan tujuan multidimensional menjadi pusat pengembangan diri, membuka jalan penerimaan sosial yang lebih luas, dan pada intinya, menghapus batasan untuk menciptakan kesetaraan substantif antara penyandang disabilitas dengan masyarakat umum.

Yang membedakan Rumah Inklusi Kota Batu adalah rancangan programnya yang holistik dan berorientasi pada kemandirian jangka panjang. Pengelola, Ibu Ariyati, S.Pd., seorang guru di SLB Negeri Batu, menjelaskan bahwa berbagai program pemberdayaan akan dilaksanakan secara rutin setiap hari mulai pukul 10.00 hingga 16.00 WIB. Program-program ini dirancang untuk menjangkau aspek kognitif, keterampilan, seni, hingga kesiapan kerja.

Ketua Rumah Inklusi Kota Batu ketika menjelaskan ke awak media.
Ketua Rumah Inklusi Kota Batu ketika menjelaskan ke awak media.

Rangkaian program unggulan tersebut meliputi:

1. Pendidikan & Literasi Digital.Menyediakan bimbingan belajar dan kursus keterampilan IT untuk membekali anak dengan kompetensi di era digital.

2. Pengembangan Seni Budaya. Menyelenggarakan pelatihan menari, menyanyi, dan bermain alat musik, dilengkapi dengan panggung khusus (live music) untuk apresiasi bakat.

Kreasi yang menarik dan bagus
Kreasi yang menarik dan bagus

3. Pemberdayaan Ekonomi (Vokasi). Fokus pada pelatihan keterampilan yang memiliki nilai ekonomi langsung, seperti pembuatan telur asin (bekerja sama dengan Pertuni), kerajinan tangan macramé, pembuatan gantungan kunci, dan membatik.

4. Pelatihan Pra-Pekerjaan. Termasuk pelatihan dasar pramusaji yang dapat diaplikasikan di kafetaria internal, serta fungsi sebagai sarana uji kelayakan kerja. Hal ini penting untuk memantau kesiapan anak-anak sebelum disalurkan ke dunia kerja formal melalui kolaborasi dengan instansi seperti Dinas Tenaga Kerja.

Camat Bumiaji ketika di tempat Rumah Inklusi Kota Batu
Camat Bumiaji ketika di tempat Rumah Inklusi Kota Batu

Selaku Camat Bumiaji, Thomas Maydo, S.Sos  juga sebagai Pembina Shindi ( Shining Disabilitas ) menyampaikan bahwa sangat mendukung dengan adanya Rumah Inklusi yang berada diwilayahnya Kota Batu tersebut. 

” ​Meskipun berlokasi di Desa Sidomulyo gerakan ini memiliki visi yang lebih luas. Gerakan ini tidak hanya terbatas di tingkat kecamatan (inovasi Sindi), tetapi mencakup seluruh wilayah Malang Raya dan Kota Batu.

Ketua TP PKK Kota Batu ketika memberikan apresiasinya
Ketua TP PKK Kota Batu ketika memberikan apresiasinya

Lokasi ini akan dijadikan sebagai “Rumah Besar” atau posko bagi penyandang disabilitas untuk berkumpul, berkreasi, dan bersilaturahmi. Fasilitas yang Tersedia

​Rumah Inklusi ini direncanakan menjadi pusat pemberdayaan terpadu dengan fasilitas meliputi, ​Area penginapan.Layanan pijat (tunanetra).Kafe inklusi. ​Galeri untuk menampilkan dan memasarkan produk-produk hasil olahan tangan penyandang disabilitas.” Jelas Thomas Maydo. 

Kaos hasil Rumah Inklusi Kota Batu
Kaos hasil Rumah Inklusi Kota Batu

” Diharapkan menjadi wadah bagi penyandang disabilitas agar lebih percaya diri untuk berbaur dengan sesama maupun masyarakat luas. Menyediakan pendampingan dari psikolog bagi anak-anak disabilitas dan orang tua mereka.

​Pengembangan SDM.Memberikan pelatihan keterampilan khusus untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) penyandang disabilitas agar lebih mandiri secara ekonomi dan sosial.” imbuhnya. 

Salah satu buah karya yang menarik
Salah satu buah karya yang menarik

Pemerintah Kecamatan Bumiaji sangat mendukung inisiatif ini sebagai upaya kolaboratif untuk memajukan inklusivitas di Kota Batu.

​Saat ini, Rumah Inklusi masih dalam proses penataan intensif dan pendataan ulang anggota. Kegiatan penuh direncanakan akan dilaksanakan secara bertahap dengan target operasional maksimal pasca hari raya Lebaran. Keberadaan markas tetap ini diharapkan dapat mengonsolidasikan berbagai inisiatif yang sebelumnya mungkin tersebar.

Baca Juga :  https://pendidikannasional.id/daerah/kisah-harmoni-paduan-suara-lintas-iman-di-haul-gus-dur-dari-mimpi-16-tahun-hingga-lagu-jalan-tengah/

Keberhasilan lembaga semacam ini sangat bergantung pada sinergi multipihak. Dukungan dari Pemerintah Kota melalui TP PKK merupakan modal awal yang penting. Namun, keterlibatan aktif dunia usaha, akademisi, media, dan seluruh lapisan masyarakat dibutuhkan untuk menciptakan dampak yang berkelanjutan. Rumah Inklusi tidak hanya sekadar penyedia layanan, tetapi harus menjadi katalisator perubahan persepsi bahwa disabilitas bukanlah halangan untuk berprestasi dan berkontribusi.

Lihat Juga :  https://youtube.com/@pendidikannasionaltv?si=7MptnqLVlhZi45vk

Kehadiran Rumah Inklusi Kota Batu adalah sebuah langkah konkret menuju kota yang lebih manusiawi dan inklusif. Seperti yang diharapkan oleh seluruh pengelolanya, tempat ini diharapkan dapat menjadi batu loncatan hakiki bagi anak-anak disabilitas di Kota Batu untuk meraih masa depan yang lebih mandiri, bermartabat, dan penuh kesetaraan.

 

( Ria ). 

 

Array
Related posts
Tutup
Tutup