Pi. Wali Kota Batu. Sidak hewan kurban jelang Idul Adha.Pemerintah berupaya untuk menjamin bahwa hewan kurban yang akan disembelih benar-benar memenuhi standar yang kualitas.
Batu, Pendidikannasional.id – Pj. Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai, beserta tim dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan.Melakukan inspeksi mendadak ke tempat-tempat penjualan hewan kurban pada hari Selasa (11/6).Sidak Pemerintah Kota Batu ini untuk memverifikasi bahwa sapi atau kambing yang tersedia benar-benar memenuhi syarat untuk menjadi kurban saat hari raya Idul Adha nanti.

Baca Juga: Tahap Awal Pemilukada Batu Tahun 2024 Resmi Dimulai
Pada inspeksi ini.Aries Agung Paewai menekankan. Betapa pentingnya untuk memastikan kesehatan dan kecocokan hewan yang akan menjadikan kurban. Menurut pandangannya. Hewan yang layak untuk menjadikan kurban harus memenuhi beberapa persyaratan. Termasuk kesehatan, tidak ada cacat, berisi dan sudah mencapai usia matang. Kambing yang siap itu harus berumur minimal satu tahun dan sudah memiliki sepasang gigi tetap yang tumbuh. Sementara untuk kategori sapi harus berumur minimal dua tahun dengan tanda yang serupa.
Pemerintah Kota Batu menyarankan.Kepada penduduk yang akan melakukan kurban pada saat Hari Raya Idul Adha untuk memastikan bahwa sapi atau kambing yang akan mereka beli telah mendapatkan kesehatannya oleh seorang dokter dan petugas dari dinas pertanian.Aries menegaskan bahwa semua hewan kurban yang masuk Kota Batu.Baik dari dalam maupun luar kota, wajib melewati pemeriksaan yang ketat guna mencegah penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK).
Lihat juga :https://www.facebook.com/satrio.lelana?mibextid=ZbWKwL
“Kita berharap bahwa yang sudah mendapatkan hewan kurban tersebut telah melewati proses deteksi dan sertifikasi yang tepat sesuai dengan standar oleh instansi pada wilayah setempat, terutama Kota Batu.Barusan kita meninjau, kita menyatakan bahwa produk ini sudah siap untuk penjualanya. Sehingga layak untuk dikonsumsi oleh masyarakat. Maka kita benar-benar berharap agar penyebaran PMK dapat seminim mungkin ke wilayah Kota Batu,” ungkap Aries.

Aries juga menegaskan. Bahwa perlindungan terhadap kesehatan hewan kurban sangat signifikan, mengingat banyak hewan yang datang ke Kota Batu berasal dari luar daerah. Saya meyakini bahwa pendatang ke Kota Batu tidak hanya berasal dari wilayah Kota Batu. Tetapi juga pasti ada yang datang dari luar. Kita berharap ada perlindungan terhadap kesehatan hewan sesuai dengan standar yang telah berlaku,” tambahnya.
Lihat Juga : https://www.facebook.com/satrio.lelana?mibextid=ZbWKwL
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Batu.Kini bekerjasama dengan beberapa lembaga pendidikan tinggi untuk memverifikasi keadaan hewan kurban agar sesuai standar. Saat ini, instansi tersebut telah berkolaborasi dengan beberapa perguruan tinggi yang fokus pada bidang kesehatan hewan dan pertanian, karena jumlah personel kami terbatas.
Dalam acara ini.Beberapa perguruan tinggi terlibat. Termasuk Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Brawijaya dan Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Wijaya Kusuma Surabaya,” kata Aries dengan jelas.
Lihat Juga :https://youtube.com/@pendidikannasionaltv?si=7MptnqLVlhZi45vk
Dengan langkah-langkah ini.Berharap penduduk Kota Batu dapat merayakan Idul Adha secara damai.Karena hewan kurban yang mereka beli telah memenuhi persyaratan kesehatan dan kelayakan yang telah ditetapkan oleh pemerintah.




