PDI Perjuangan Kota Batu Akan Diskusikan Problematika Pengunduran diri KD Sebagai Calon Wali Kota
Batu, Pendidikannasional.id – Rangkaian lomba dalam rangka memperingati HUT RI Ke-79 yang diselenggarakan oleh DPC PDI Perjuangan Kota Batu bersama Krisdayanti,di Wisma Perjuangan Oro Oro Ombo Kota Batu, pada akhirnya tidak dihadiri oleh calon Walikota Batu, Kris Dayanti, pada hari Jumat (23/8/2024) siang.

Satu hari sebelum tanggal 23 Agustus, muncul berita di media online mengenai pengunduran diri Kris Dayanti, yang akrab disapa KD, dari pencalonan dirinya sebagai calon walikota yang didukung oleh PDIP. Dalam unggahan di akun Instagram-nya, krisdayanti_news, dia menyampaikan permohonan maaf kepada DPP PDIP dan masyarakat terkait keputusan pengunduran dirinya. Namun, pernyataan tersebut telah dihapus pada Jumat pagi, 23 Agustus.
Baca Juga : https://pendidikannasional.id/daerah/ratusan-warga-psht-hadiri-parade-budayayapen-waropen/
Informasi tersebut belum dapat dipastikan kebenarannya, karena calon walikota dari partai yang menggunakan lambang kepala banteng belum dapat dijumpai oleh wartawan yang berada di lokasi acara.
Menanggapi kabar mengenai penarikan diri Kris Dayanti dari pencalonannya sebagai walikota, Ketua DPC PDIP Kota Batu, Punjul Santoso, mengakui telah menerima sejumlah pesan di WhatsApp dari berbagai pengurus partai di berbagai daerah yang menanyakan keaslian informasi tersebut.
Lihat Juga : https://youtube.com/@pendidikannasionaltv?si=7MptnqLVlhZi45vk
“Tadi malam sekitar pukul 21. 30, saya menerima pesan WA dari hampir semua teman saya yang menjabat sebagai pengurus di seluruh Indonesia, termasuk bupati, walikota, hingga ketua DPC. “Apakah ini hoaks atau sudah diretas. Saya merasa bingung saat melihat langsung di Instagram dan media sosial Bu KD. Kok bisa begitu. ” ungkap Punjul Santoso kepada wartawan.
Selanjutnya, Punjul Santoso menyatakan bahwa ia telah berkomunikasi langsung dengan pihak terkait, sehingga KD memberikan penjelasan.
“Berbagai informasi telah disampaikan, khususnya kepada saya, mengenai kejadian yang berlangsung di Instagram dan beberapa hal lainnya.”Saya tidak akan mengungkapkannya di sini karena pembicaraan tersebut masih akan dibahas di lingkungan internal partai kami,” kata Punjul.
Ketua DPC PDIP tersebut mengungkapkan mengenai interaksinya dengan KD melalui pesan WhatsApp.
“Pesan WhatsApp beliau yang saya terima pagi tadi sekitar pukul delapan lebih delapan berbunyi, ‘SELAMAT PAGI KETUA, MOHON MAAF ACARA HARUS DIPANDU OLEH KETUA. Sampaikan salam, INSYA ALLAH mengenai pencalonan, semoga mendapatkan petunjuk yang terbaik,’ ujar Punjul sambil membacakan pesan dari Kris Dayanti. “
Punjul Santoso mengungkapkan, “Ia terus melaksanakan rekomendasi yang telah diberikan oleh DPP Partai bersama Mas Dewa. ” Insya Allah, saat ini beliau sudah berada di Jakarta. Mengenai kapan rekomendasi itu diberikan, silakan saja, karena kemarin telah dilakukan secara simbolis.
Menurut penjelasan dari ketua DPC PDIP, setelah melaksanakan sholat Jum’at, hal ini akan didiskusikan dalam rapat koordinasi yang melibatkan DPD, DPC PDIP, serta wakil dari DPP untuk membahas isu-isu yang sedang berkembang saat ini.
( Adi ).




