Pujon, Malang, PENDIDIKANNASIONAL. ID – Kawasan Madaya Desa Tawangsari Kec.Pujon Kab.Malang bersama LKC (Layanan Kesehatan Cuma Cuma ) Dompet Dhuafa Jawa timur telah melakukan kegiatan kemasyarakatan Khusunya untuk kegiatan pos gizi yang mulai dari bulan agustus 2023 – sekarang.

Adapun untuk kegiatan-kegiatan kesehatan tersebut fokus pada :
1. Menghilangkan Stunting
2. Penanganan Ibu Hamil KEK dan Anemia
Adapun kegiatan yang dimulai dari bulan Agustus 2023 meliputi :
1. Penilaian
2. FGD dan Sosialisasi
3. Posyandu Balita
4. Skrining kesehatan anak
5. Pos Gizi Balita
5. Pelatihan kader balita
6. Penyuluhan ibu balita
7. Pemberian PMT balita stunting
8. Kelas ibu hamil
9. Skrining ibu hamil
9. Pos Gizi Ibu Hamil
10. Pemberian PMT ibu hamil
Pada kesempatanya Deni Setiawan, SST,M.Ling selaku Kepala LKC DD Jatim mengemukakan bahwa dalam kegiatan Pos Gizi di Desa Tawangsari ini mendapatkan respon yang baik oleh ibu balita atau Ibu hamil, Kali ini tim dari LKC Dompet Dhuafa Jatim memberikan edukasi terkait nutrisi pada menu Pemberian Makanan Tambahan (PMT) balita untuk menekan angka Stunting.
“Kami senang bisa membantu balita yang gizinya kurang. Dengan antusiasnya ibu balita datang ke tempat pos gizi ini bisa membuat saya semangat dalam menjalankan pos gizi. Penyuluhan yang di berikan kepada Ibu balita juga Ibu hamil mendapat respon yang baik,” Ungkapnya.

Di tempat yang sama Kepala Desa Tawangsari Miftakul Anwar juga menyampaikan , “Saya mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh LKC Dompet Dhuafa beserta tiemnya selama ini, dengan memberikan edukasi mengenai Stunting kepada warga masyarakat dan juga memberikan pelayanan yang baik.
“Kami berharap dengan kegiatan seperti ini bisa mengurangi angka Stunting di masyarakat, dan juga dilakukan secara terus menerus sehingga masalah kesehatan ini bisa bermanfaat langsung serta berkelanjutan di warga masyarakat.” Katanya.
Pada kesempatanya selaku Kapus drg. Angga An Novita mengucapkan terima kasih kepada LKC Dompet Dhuafa Jawa Timur yang sudah bersinergi dengan Desa Tawangsari dan UPT Puskesmas Pujon dalam menangani Balita Stunting khususnya di Desa Tawangsari.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada LKC Dompet Dhuafa dan UPT Puskesmas Pujon serta Desa Tawangsari yang mana telah melakukan kegiatanya dengan baik selama ini sehingga dampak manfaatnya dapat dirasakan dan dinikmati oleh warga semuanya,” jelasnya.

Dengan adanya kegiatan dan pendampingan pos gizi diharapkan dapat menurunkan angka stunting di Desa Tawangsari, bersama Bidan Desa serta Kader Kesehatan dapat memberikan contoh untuk Desa Lain khususnya di kecamatan pujon dalam penanganan stunting.
Dalam waktu yang berbeda sebagaimana Bidan Desa Heni Tri Susanti, S.Tr.Keb mengutarakan bahwa Kegiatan Pos Gizi Desa Tawangsari bersama Dompet Dhuafa, sangat positif sekali karena bermanfaat bagi masyarakat khusunya bagi penerima manfaat.
” Kegiatan tersebut sangat membantu kami sebagai petugas kesehatan dalam menangani masalah kesehatan yang ada di desa. Khususnya Desa Tawangsari. Untuk itu harapannya kegiatan-kegiatan penanganan kesehatan yang dilakukan DD Jatim bisa terus berjalan. Dompet Duafa semakin jaya dan amanah.” Tegasnya.
Di tempat yang lain orang tua dari M. Rio (17 bln) dan M. Rian ( 17 bln) Abidah (42 th) Tawangsari 12/3 mengatakan kebetulan saya mempunyai anak kembar dan kedua duanya mendapatkan manfaat dari kegiatan tersebut karena kedua anak saya termasuk TB nya yang kurang, terkadang BB nya juga tidak naik saat penimbangan.
Terima kasih saya ucapkan kepada Tim Dompet Dhuafa yang sudah banyak memberikan bantuan, sehingga anak saya bisa menstabilkan kenaikan PB dan BB nya. Semoga kedepanya pertumbuhannya semakin bagus dan normal sesuai usianya.Untuk Dompet Duafa semoga berkah lagi dan semangat terus memberikan manfaat untuk sesama.” Ujarnya.
Kegiatan Dompet Dhuafa salah satunya yaitu memasak bersama, penyuluhan, pemberian PMT dan masih banyak lagi lainnya. memberikan tata cara memasak dan menyajikan menu-menu yang bervariasi juga mengajarkan pola asuh pada balita,dalam melaksanakan kegiatan tersebut didampingi oleh Bidan Desa, Perangkat Desa, Puskesmas dan instansi terkait lainnya.
Dalam waktu yang lain anggota Penerima Manfaat Ibu hamil Ita Fianti (40 th) Tawangsari 13/3 mengatakan bahwa sewaktu periksa kehamilanya yang ke-3 ini di infokan oleh Bidan Desa bahwa BB dan LL saya melebihi sehingga beresiko tinggi.

” Pada saat periksa saya di infokan oleh Bu Heni (Bidan Desa) bahwa BB dan LL saya kurang, karena BB : 36 kg dan LL : 21 cm ditambah usia saya sudah lebih dari 36 tahun, Saran dari ibu bidan saya harus banyak makan dan minum vitamin dan rutin periksa.
Setelah saya mengikuti pos gizi ibu hamil yang didampingi oleh ibu bidan, petugas gizi Puskesmas, kader dan ibu PKK. Alhamdulillah BB dan LL yang awalnya naik menjadi normal kembali.” Ujarnya.
Ibu hamil ini juga menambahkan,” Saya juga diajak memasak bersama, makan bersama pemeriksaan kesehatan gratis dan Lab, serta diberikan penyuluhan-penyuluhan kesehatan.
Dengan adanya makanan tambahan dan ilmu pengetahuan yang terbaru tentang kehamilan, akhirnya saya bisa menerapkan tentang pola makan yang telah diajari di kelas Dompet Dhuafa dirumah dalam kesekharian saya dengan baik dan benar.” Pungkasnya. ( Red ).




