Kepuharjo, Malang, PENDIDIKANNASIONAL.ID – Dalam rangka memperingati Internasional Childhood Cancer Day ( ICCD ) kini telah di gelar sebuah Kejuaraan Pencak Silat dengan tema ” Fight For a Better Survival” tingkat TK -SD sederajat se Malang raya yang bertempat di SDN Kepuharjo 01, Karangploso Kab. Malang pada hari Sabtu, ( 24/02/2024 ) pagi.

Adapun dalam kegiatan ini turut hadir Ketua IPSI Kab. Malang H. Bintal Yudhana, Kepala Sekolah SDN Kepuharjo 1 Dariyanto, M. Pd, Ketua Cabang PSHT Kab. Malang Joni Sunardi, seluruh orang tua dan wali murid serta undangan yang hadir.
Untuk diketahui bahwa kejuaraan ini di ikuti oleh 36 kontingen dan sekitar 340 peserta atlit Pencak Silat usia dini se Malang raya, kegiatan ini bertujuan menjaring atlit sejak usia dini dan untuk perkembangan pencak silat Kab. Malang mendatang.
Dalam Sambutanya Kepala Sekolah SDN Kepuharjo 1 Dariyanto, M. Pd. mengatakan bahwa kita bersama sama menyaksikan suatu event pertandingan pencak silat tingkat TK-SD se malang raya kemudian ditambah dengan kegiatan seni calisung dan mewarna.
” Merupakan kekayaan budaya bangsa yang perlu kita lestarikan dan kembangkan menjadi kebudayaan yang lebih bermutu, berkualitas dan lebih diterima di masyarakat. Adapun kegiatan ini murni dilaksanakan oleh organisasi PSHT di SDN Kepuharjo 1 dan kami selaku tuan rumah turut berbangga dan mengapresiasi dengan kegiatan ini karena ikut melestarikan budaya asli bangsa indonesia dan di kembagkan menjadi kebudayaan yang internasional.” Paparnya.

Beliau juga menambahkan,” Mudah mudahan dengan adanya kegiatan ini lebih bisa bermanfaat meningkatkan kualitas pendidikan terutama Paud, TK dan SD. Berharap menjadi agenda rutin sehingga budaya ini bisa lestari dan berkembang terus, semoga anak anak menjadi seorang kesatria generasi yang bermutu berkualitas sehat jasmani rohaninya berbudi baik pekerti dan akhlaknya beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. “Harapnya.
Dalam waktu yang lain Ketua IPSI Kab. Malang Bintal Yudhana mengutarakan bahwa kejuaraan ini sebagai sarana silaturahmi sesama pencak silat dan juga mencari bibit bibit atlit yang nanti kedepanya bisa menjadi generasi bagi pencak silat di Kab. Malang.

“Dengan kegiatan ini kami IPSI Kab. Malang
1. mencari bibit atlit sejak dini untuk persiapan ke depan
2. Membina mental di siplin dan punya tanggung jawab
3. Membentuk karakter agar cinta budaya indonesia dalam hal ini khususnya PENCAK SILAT bela diri asli Indonesia. Berharap bisa prestasi di tingkat propinsi maupun nasional.” Ungkapnya.
Pada kesempatanya Ketua Cabang PSHT Kab. Malang Joni Sunardi menyampaikan bahwa kegiatan ini dalam rangka memperingati hari Kangker sedunia, mudah mudahan dengan di adakanya kejuaraan ini generasi generasi kita kedepan menjadi anak yang sukses, berbakti untuk mengangkat nama perguruan pencak silat masing masing.
” Adik adik kita sudah di arahkan kepada hal hal yang benar salah satu contoh terutama Seportifitas, kedisiplinan dalam bertanding. Berharap tidak berhenti disini saja tetapi bisa berkembang ke komisariat komisariat atau perguruan pencak silat yang lainya sehingga pencak silat yang di lahirkan di pulau jawa atau kebudayaan asli Indonesia ini tetap terjaga dan terselamatkan budaya kita.” Jelasnya.
Pada waktu yang lain Ketua Pelaksana Annisa Putri A. L., S. H. mengutarakan bahwa tujuan dari kegiatan ini adalah untuk membina sportivitas, disiplin, dan semangat juang yang tinggi bagi para anak-anak sebagai penerus bangsa dalam rangka pembentukan karakter. Mengeratkan tali Persaudaraan antar Pelajar TK dan SD atau Sederajat se Malang Raya.
” Meningkatkan kesadaran masyarakat akan hak anak dengan kanker dan meningkatkan dukungan masyarakat untuk anak-anak dengan kanker.Memperkenalkan pencak silat kepada masyarakat yang lebih luas melalui event ini sebagai wadah salah satu olah raga prestasi dan wadah pembinaan generasi muda penerus bangsa.” Tuturnya.
Hal senada juga di sampaikan oleh salah satu peserta yaitu dari Pencak Silat Cempaka Putih Sub Ranting Ketangi Tegalgondo Nyoto mengatakan, kejuaraan TK-SD se Malang raya ini sangat menyenangkan dan mempererat persaudaraan antar perguruan pencak silat.
” Kedepanya lebih baik lagi untuk anak anak berprestasinya dan bisa menumbuh kembangkan pola pikir yang positif tentang pencak silat dan budaya yang lain lainya. ” Pungkasnya.( Red ).




