PSHT di Turkiye Seni Bela Diri Indonesia sebagai Gerakan Moral dan Jembatan Budaya

https://katalog.inaproc.id/informasi-suara-indonesia

PSHT di Turki, Lebih dari Bela Diri, Sebuah Gerakan Moral dan Budaya

KARABÜK, TÜRKIYE, PENDIDIKANNASIONAL.ID – Gelaran “Endonezya Festivali Nusantara Wonderland A Cultural Odyssey” sukses digelar oleh komunitas pelajar dan diaspora Indonesia di Karabük University, Jumat (12/12/2025). Festival yang mengusung tagline “Cinta Budaya, Cinta Indonesia” itu menjadi medium promosi budaya Indonesia yang intensif bagi publik Turki dan komunitas internasional di sana.

Acara yang berlangsung di 15 Temmuz Konferans Salonu, Fakultas Teknologi, tersebut menampilkan empat pilar utama pertunjukan: demonstrasi Pencak Silat, berbagai tari tradisional (Dansı), dan parade kostum budaya (Geçit Töreni).

Penampilan adat budaya dan tarian bersama perguruan silat PSHT (Persaudaraan Setia Hati Terate) di panggung festival Nusantara Wonderland, Turki
Penampilan adat budaya dan tarian bersama perguruan silat PSHT (Persaudaraan Setia Hati Terate) di panggung festival Nusantara Wonderland, Turki

Dalam kesempatan itu, Abd. Rohman, Ketua PSHT Cabang Khusus Turki, menegaskan filosofi mendalam di balik seni bela diri yang diwakilinya. Ia menyatakan bahwa Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) bukan sekadar kumpulan jurus dan gerak fisik.

“PSHT adalah sebuah gerakan moral, nilai, dan budaya Indonesia,” tegas Abd. Rohman di hadapan ratusan pengunjung. “Ia mencerminkan nilai-nilai luhur Indonesia: persaudaraan, integritas, kesetiaan, dan rasa hormat. Inilah yang kami bawa dan ingin sampaikan kepada masyarakat Turkiye.”

Penampilan perguruan silat PSHT (Persaudaraan Setia Hati Terate) di panggung festival Nusantara Wonderland, Turki.
Penampilan perguruan silat PSHT (Persaudaraan Setia Hati Terate) di panggung festival Nusantara Wonderland, Turki.

Menurutnya, peran diaspora Indonesia melalui PSHT melampaui pengenalan budaya fisik. Mereka juga mentransmisikan filosofi hidup yang menjadi fondasi masyarakat Indonesia, selaras dengan semangat festival.

“Kami berperan sebagai duta budaya. Setiap gerakan silat yang kami tunjukkan mengandung pesan moral tentang pentingnya menjaga hati, bersikap rendah hati, dan bersaudara,” paparnya.

Mahasiswa Turkiye melebur menjadi satu dalam bingkai Persaudaraan Setia Hati Terate
Mahasiswa Turkiye melebur menjadi satu dalam bingkai Persaudaraan Setia Hati Terate

Kehadiran dan penjelasan mendalam tentang PSHT tersebut mendapat respons positif dari pengunjung, termasuk mahasiswa Turki. Banyak yang menunjukkan ketertarikan tidak hanya pada aspek teknik bela diri, tetapi juga nilai-nilai filosofis di dalamnya. Sejumlah pihak bahkan menyatakan minat untuk bergabung dan mempelajarinya lebih jauh.

Baca Juga :  https://pendidikannasional.id/daerah/perkuat-akses-keadilanwali-kota-batu-gandeng-advokat-peradi-perluas-bantuan-hukum-gratis/

Lihat Juga :  https://youtube.com/@pendidikannasionaltv?si=7MptnqLVlhZi45vk

“Ini adalah langkah awal yang baik. Kami berharap PSHT dapat menjadi jembatan budaya yang mempererat hubungan Indonesia-Turkiye, bukan hanya di tingkat olahraga, tetapi juga di tingkat nilai dan kemanusiaan,” pungkas Abd. Rohman.

Dengan antusiasme yang terbangun, pengenalan PSHT di Turkiye diharapkan dapat berlanjut dalam bentuk kegiatan yang lebih berkelanjutan. Rencana ke depan meliputi pembukaan kelas rutin dan dialog budaya yang lebih mendalam, didukung oleh penyelenggara festival dan komunitas setempat.

 

( Abd. Rohman ). 

Array
Related posts
Tutup
Tutup