PSHT Ranting Ngantang Cabang Batu Sukses Gelar Malam Tirakat Suroan 2025, Perkuat Sinergi dan Spiritualitas
Ngantang, Malang,PENDIDIKANNASIONAL.ID – Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Ranting Ngantang kembali menggelar Malam Tirakat Suroan tahun 2025 dengan khidmat. Kegiatan yang berlangsung di Balai Dukuh Selokurung, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang, Sabtu (19/7/2025) malam, dihadiri oleh ratusan anggota dan undangan, meneguhkan komitmen organisasi dalam menjaga tradisi spiritual sekaligus mempererat persaudaraan.
Ketua PSHT Ranting Ngantang,Mas Joko Sutrisno, dalam kesempatanya menekankan pentingnya nilai-nilai luhur PSHT dalam kehidupan sehari-hari. “Malam Tirakat Suroan bukan sekadar ritual, tetapi momentum untuk introspeksi, memperkuat ikatan persaudaraan, dan mengasah ketajaman batin. Ini adalah warisan leluhur yang harus kita jaga,”ujarnya.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang turut mendukung acara, termasuk pemerintah setempat dan masyarakat serta anggota PSHT yang hadir.
“Kegiatan ini bisa berjalan lancar berkat kerja sama semua pihak. Mari kita jadikan PSHT sebagai wadah yang bermanfaat bagi masyarakat,”tambah Joko.

Ketua PSHT Cabang Batu, KangMas Sutrisno menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. “Ranting Ngantang selalu aktif dalam menjaga tradisi dan pengembangan organisasi. Ini membuktikan bahwa semangat PSHT tetap hidup dan berkembang di tengah masyarakat,” ungkapnya.
Ketua Cabang, juga mendorong agar kegiatan serupa dapat dijadikan sarana edukasi bagi generasi muda. “Nilai-nilai kejujuran, disiplin, dan kesetiaan dalam PSHT harus terus ditanamkan, terutama kepada generasi penerus,”tegasnya.

Sementara itu, KangMas Drs. Suyono, Ketua Dewan PSHT Cabang Batu, memberikan wejangan spiritual tentang makna hakiki Tirakat Suroan. “Bulan Suro adalah waktu yang tepat untuk membersihkan hati, meningkatkan ketakwaan, dan memperkuat tekad dalam mengamalkan ajaran PSHT. Tirakat bukan hanya tentang laku prihatin, tetapi juga tentang kesiapan mental dan spiritual menghadapi tantangan hidup,sehingga bermanfaat bagi lingkungan masyarakat dan negara. ” paparnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga harmoni antara olah raga, olah rasa, dan olah pikir. “PSHT mengajarkan keseimbangan. Fisik yang kuat harus diimbangi dengan hati yang bersih dan pikiran yang jernih,serta bagi anggota semuanya melarang untuk konvoi atau arak-arakan,selalu menciptakan kondusifitas di lingkungan wilayah Ngantang.Serta berbijaklah dalam menggunakan medsos ” jelas Suyono.
Baca Juga : https://pendidikannasional.id/daerah/polres-natuna-perluas-lahan-pertanian-dukung-ketahanan-pangan-nasional/
Suasana Khidmat dan Semangat Kebersamaan. Acara Malam Tirakat Suroan diisi dengan dzikir bersama, pembacaan ayat suci dan doa untuk kemaslahatan bangsa. Peserta terlihat khusyuk mengikuti setiap rangkaian acara, menandakan tingginya antusiasme terhadap nilai-nilai spiritual yang dibawa PSHT.

Hal senada juga disampaikan oleh Bhabinkamtibmas Polsek Ngantang, Mengapresi serta mendukung atas melestarikan adat dan budaya, melalui pencak silat bisa saling menciptakan keamanan dan kenyamanan di lingkungan masyarakat.
” Mari saling menciptakan Kamtibmas di lingkungan masing-masing terutama wilayah Ngantang, sehingga terciptalah sinergi antara masyarakat, organisasi dan pemerintah dalam menciptakan kondusifitas. ” jelas Bhabinkamtibmas Polsek Ngantang.
Lihat Juga : https://youtube.com/@pendidikannasionaltv?si=7MptnqLVlhZi45vk
Kegiatan ini juga dihadiri oleh perwakilan pemerintah setempat, tokoh masyarakat,TNI-Polri serta sejumlah anggota senior PSHT,Ketua PSHT Cabang Batu bersama seluruh jajaran pengurus,Ketua Dewan PSHT bersama seluruh anggota dewan, Ketua PSHT Cabang Malang, Ketua PSHT Kabupaten Malang,Ranting Batu, Ranting Pujon,,Komisariat Bani Salim, Pamter dan seluruh anggota yang hadir.

Anggota Dewan PSHT Cabang Batu, KangMas Drs. Marwan memberikan wejangan seputar selamatan dan uborampe ( kelengkapan ) seperti pengertian dupa, pisang, nasi kuning dan sebagainya.
” Serangkaian uborampe acara ini semua mengandung arti dan maknanya masing masing. Sehingga kesemuanya ini merupakan sarana wujud syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, bahwa selama ini kita semuanya di berikan kesehatan, kelancaran murah sandang pangan, rejeki yang berlimpah.” ungkapnya.

Dengan suksesnya Malam Tirakat Suroan 2025, PSHT Ranting Ngantang kembali membuktikan dedikasinya dalam melestarikan budaya dan nilai-nilai luhur organisasi. Ke depan, kegiatan serupa akan terus dikembangkan dengan melibatkan lebih banyak elemen masyarakat, demi terwujudnya persaudaraan yang kokoh dan manfaat yang lebih luas.
“PSHT bukan hanya tentang pencak silat, tetapi tentang membangun manusia yang utuh, berkarakter, dan bermanfaat bagi sesama,” pungkas Joko menutup acara.
( Ria ).


PSHT Ranting Ngantang Cabang Batu Sukses Gelar Malam Tirakat Suroan 2025 ( Foto : Humas PSHT Cabang Batu ). 
