
https://katalog.inaproc.id/informasi-suara-indonesia
Pembangunan Irigasi dan Sumur Bor Segera Beroperasi, Petani Batubi Sambut Solusi Atasi Kelangkaan Air
Batubi, Natuna, PENDIDIKANNASIONAL.ID – Masyarakat dan para petani di Kecamatan Batubi, Kabupaten Natuna, bersiap merasakan dampak positif dari proyek infrastruktur air yang sedang dibangun pemerintah. Pembangunan jaringan irigasi dan sumur bor oleh Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatra IV Kepulauan Riau diharapkan menjadi solusi permanen atas kelangkaan air untuk pertanian, terutama pada musim kemarau.
Proyek yang difokuskan untuk meningkatkan ketersediaan air bagi lahan pertanian ini diyakini akan mendongkrak produktivitas dan ketahanan pangan di wilayah setempat.
Salah seorang petani di Batubi mengungkapkan rasa syukurnya. “Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada pemerintah pusat melalui BWS. Selama ini air menjadi kendala utama kami. Dengan adanya irigasi ini, kami yakin hasil pertanian ke depan akan lebih baik,” ujarnya, penuh harap.
Dukungan juga disampaikan oleh Kepala Desa Gunung Putri, Kecamatan Batubi, Muslim, dalam wawancara pada Selasa (9/12/2025). Ia menilai program ini sebagai langkah nyata pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.
“Kami dari Pemerintah Desa Gunung Putri sangat mendukung dan mengapresiasi pembangunan ini. Program ini sangat dirasakan manfaatnya oleh petani kami, karena air adalah kebutuhan utama. Kami berharap pekerjaan berjalan lancar dan bisa segera dimanfaatkan,” kata Muslim.
Lihat Juga : https://youtube.com/@pendidikannasionaltv?si=7MptnqLVlhZi45vk
Pihak pemerintah, dalam hal ini BWS Sumatra IV Kepulauan Riau, menegaskan bahwa pembangunan ini merupakan bagian dari komitmen mendukung ketahanan pangan nasional dan peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya di sektor pertanian.
Dengan realisasi proyek ini, masyarakat Batubi berharap ada manfaat jangka panjang yang bisa diraih, mulai dari peningkatan hasil panen, optimalisasi lahan, hingga stimulasi pertumbuhan ekonomi lokal di Kecamatan Batubi. Keberadaan infrastruktur air ini dianggap sebagai investasi vital untuk masa depan pertanian wilayah tersebut.
( Julita ).




