Paslon Guru nomor 2 , bersilaturahmi ke kelompok marketing yaitu PMPB ( Perkumpulan Marketing Penginapan Batu ) dengan maksud menampung aspirasi seluruh anggotanya.

Batu, Pendidikannasional.id – Dalam rangka menjalin eratnya silaturahmi kepada seluruh masyarakat baik kelompok maupun organisasi, saat ini Calon Wali Kota Batu nomer urut 2, H. Rudi berkunjung kepada Perkumpulan Marketing Penginapan Batu ( PMPB ). Sekitar pukul 20.00 wib pada Senin, ( 18/11/2024 ).
Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pendidikan politik kepada seluruh anggota, bertemu dan bertatap muka langsung dengan Calon Wakil Wali Kota Batu nomor urut 2. Selain itu juga agar lebih dekat serta mendengarkan visi dan misi dari H. Rudi, seperti yang di sampaikan Ketua PMPB.

” Kami bertujuan untuk bertatap muka langsung dengan para calon wali kota dan wakil wali kota, agar lebih dekat untuk mendengarkan visi misinya. Memberikan pendidikan politik kepada seluruh anggota bahwa kebebasan didalam memilih calon- calon pemimpin Kota Batu.” Kata Hadi Photon ke awak media.
Ketua PMPB Hadi Photon juga menambahkan bahwa,” Semakin banyaknya Perumahan yang pada awalnya berijin untuk rumah tinggal, pada akhirnya dijadikan villa-villa dan pemiliknya 90% lebih itu orang luar Kota Batu, dan ini yang menjadikan home- home stay yang notabene adalah milik masyarakat lokal Kota Batu tidak laku, kami berharap pemerintah Kota Batu mampu memberikan kebijakan untuk mengamankan ekomoni warga lokalnya.” Ungkap Ketua PMPB, Photon.

Dalam kesempatanya selaku Direktur Humas PMPB, Imam Khoirudin ( jack imam ) mengutarakan sebuah gagasan dari kelompok marketing kepada calon wakil wali kota nomor urut 2. Bahwa hadirnya kelompok di Kota Batu ini mempunyai sejarah yang panjang, dengan berawal sepuluh orang berdiskusi bersama kemudian berkumpul untuk membuat sebuah perkumpulan marketing di Kota Batu ini.
Baca Juga : https://pendidikannasional.id/daerah/250-sertifikat-ptsl-dibagikan-oleh-kelurahan-ngaglik/
” Kita tidak dibantu oleh pemerintah dan memang kita tidak meminta bantuan, kecuali untuk kedepan apabila ada sinergi untuk bekerjasama dengan pemerintah Kota Batu dalam rangka memajukan Pariwisata demi kesejahteraan masyarakat kami pasti siap, karena kita mempromosikan Kota Wisata Batu itu dalam satu bulanya sekitar dua milyar, mulai dari google ads, promosi di IG, di Facebook, website dan lain sebagainya. Terkadang satu orangnya saja dalam satu bulan mengeluarkan dana sekitar Sepuluh juta bahkan lebih untuk promosi. Awalnya kami berfikir bahwa promosi ini untuk villa atau penginapan kita sendiri, teryata tidak demikian, di buktikan dengan adanya pengunjung yang datang ke Kota Batu sampai hampir dua belas juta orang di tahun 2024 baik yang memesan Hotel, Resort, Villa, Homestay bahkan juga banyak yang hanya sekadar berwisata di Jatim Park, kuliner di Cafe2 atau ke Alun2 lalu kembali ke Kota masing-masing tanpa menginap dan tamu2 kami ini juga bervariasi baik dari Jawa ataupun dari luar jawa dan banyak sudah yang bermalam di Kota Batu. Artinya bahwa yang awalnya pemikiran kami berkorban untuk kami sendiri teryata kenyataan dilapangan fakta yang ada saat ini bahwa kita berkorban untuk seluruh masyarakat Kota Batu. Oleh karena itu perjuangan kami yang tidak sedikit ini maka kami berharap untuk betul-betul membesarkan pariwisata Kota Batu ini.” Ungkapnya.
“Untuk di ketahui bahwa konsep perkumpulan marketing di Kota Batu, ini satu-satunya di Indonesia yang sudah mempunyai legalitas hukumnya. Kota batu ini harus mempunyai ciri khas seperti di kota- kota yang lainya, dan kenapa sih selalu ada kata mendunia untuk wisata Kota Batu teryata ada literatur sejarahnya serta seperti motto Kota Batu ” Hakaryo Guno Mamayu Bawono”, yaitu bekerja keras untuk memajukan dunia. Sehingga oleh karena itu kita tidak boleh berfikir untuk diri kita sendiri, malah justru harus kita memikirkan orang lain dan bekerja keras untuk memajukan dunia.” Tambahnya.
Lihat Juga : https://youtube.com/@pendidikannasionaltv?si=7MptnqLVlhZi45vk
Jack Imam juga menekankan bahwa,”kalau kita ingin maju dan sukses jangan pernah berfikir untuk diri kita sendiri, dan kita harus berfikir untuk orang lain maka Tuhan akan membalasnya dengan kesuksesan kepada diri kita”. Kembali kepada Kota Batu bahwa orang yang datang ke Batu sama dengan melihat dunia maka gagasan kami kedepan kota ini bisa di juluki sebagai pandangan dunia atau Batu view of the world.” Jelasnya Jack Imam.
Selanjutnya, Mengutip dari gagasan sang Proklamator Republik Indonesia Bung Karno Jasmerah jangan sekali-kali tinggalkan sejarah, Never leave history. Bahwa sejak abad ke-X dan lebih-lebih di abad 19 abad, abad 20 bahkan abad 21 sekarang ini Kota Batu sudah menjadi surga nya Wisata Para Punggawa Kerajaan, pembesar-pembesar VOC Belanda, Bung Karno dan Bung Hatta setelah Kemerdekaan serta Wisatawan Domestik dan Manca Negara sampai sekarang ini. Jadi itu menjadi modal utama untuk kepercayaan diri pemerintah dan warga Kota Batu agar mampu menjadikan Pariwisata sebagai salah satu sumber ekonomi utama. Dan pada akhirnya berpengaruh terhadap kemakmuran masyarakat Kota Batu secara umum.” Urainya Jack Imam.

Pada kesempatanya H. Rudi Calon Wakil Wali Kota Batu nomor urut 2 mengemukakan bahwa, harapan kami kedekatan kita ini harus kita bangun mulai saat ini,saya tidak mau ada sekat antara pemimpin di Kota Batu dengan warga masyarakat. Kedekatan antara pimpinan dengan warga masyarakat bagi kami adalah wajib.
” Kami ingin selalu berada di tengah-tengah saudara semuanya, selalu membangun komunikasi sehingga jangan sampai aspirasi masyarakat ini tidak tertampung atau tidak sampai ke kami. Kemudian terkait perijinan villa atau penginapan yang pasti menurut perda Rt/Rw itu ada pembatasan peralihan lahan sawah, jadi pengurangan lahan itu ditujukan untuk pembangunan, sehingga dilarangnya pembangunan vila dan hotel di Kota Batu. Wajib hukumnya pemkot Batu melaksanakanya karena aturan itu terbit dari kementrian pertahanan, LSD ( Lahan Sawah Dilindungi ) dan wajib diterapkan di Kota Batu. Hotel, Villa saya kira sudah cukup tetapi yang terpenting bagaimana mengembangkan wisata ditiap-tiap desa di Kota Batu. Bertujuan mengembangkan budaya, kesenian, UMKM diperbanyak dan memecah keramaian, jangan hanya keramaian tersebut terpusat di tengah kota saja jadi desa desa ini wajib hukumnya untuk menerima manfaat juga.” Paparnya.
” Sebuah kota, daerah, sebuah negara yang dikatakan sejahtera itu apa bila masyarakat nya tidak terbebani oleh pajak dan retribusi sampah, dan itulah baru bisa di katakan negara yang makmur. Jadi sehingga apabila kami terpilih menjadi pemimpin di Kota Batu maka akan mengembangkan perusahaan daerah dan membebaskan retribusi sampah. Perihal pariwisata, bagaimana para pertani di kota ini bisa berperan dalam hal pariwisata, sinergitas yang kami butuhkan. Perihal promosi atau iklan kami akan menghidupkan Smart City, juga tidak lupa menciptakan ekologis sehingga kota ini menjadi sejuk kembali.” Tambahnya.
” Kota Batu dari dulu mendapat julukan kota Swiss kecil, nanti akan kembalikan menurut koridornya agar supaya kota ini lebih sejuk lagi, iklinya bisa lebih baik. Karena cita-cita kami ingin kembalikan Kota Batu sesuai dengan ikonya yaitu kota apel. Tidak kalah lebih penting lagi adalah di Kota Batu ini ada bangunan lama, maka harus kita jaga dan kita lindungi, karena kota ini menjadi peristirahatan itu sejak sekitar abad ke 19,sehingga jangan sampai itu luntur dan mulai sekitar abab ke 10, kota ini tempatnya para raja. Maka peninggalan sejarah itu lah menjadi salah satu daya tarik wisatawan yang harus di jaga serta dirawat keasrianya.” Tukasnya.
( Adi ).




