Konggres Nasional Kesatuan Pengawasan Korupsi Republik Indonesia ( KPKRI ) ini bertujuan untuk menjadikan struktural yang lebih baik lagi.

Batu, Pendidikannasional.id – Dalam rangka membahas sistem kinerja organisasi dalam menjalankan tugas selama lima tahun mendatang, Lembaga Kesatuan Pengawasan Korupsi Republik Indonesia ( KPKRI ) mengadakan Konggres Nasional ke-I yang bertempat di Hotel Arumdalu songgoriti Kota Batu, Jawa Timur. sekitar pukul 08.00 wib Rabu, ( 23/10/2024 ).
Adapun dalam kegiatan tersebut turut hadir, Ketua Umum KPKRI, Laksma.TNI ( Purn.) Dr.Endy Samsuhari,MM.,M.Oxel, Ketua Dewan pendiri, Nyoto Sumartono, Ketua DPW KPKRI, Agus Ardianto, dan beberapa delegasi dari Kota Batu, Malang, Sidoarjo, Jombang, Ngantang, dan dari Madura. Serta para anggota yang hadir.


Pada kesempatanya Nyoto Sumartono selaku Ketua Dewan Pendiri sekaligus Ketua Pelaksana Konggres mengatakan, bahwa pada hari ini kami menyelenggarakan konggres KPKRI yang pertama di Kota Batu, kegiatan ini bertujuan untuk menata kembali struktural organisasi, juga mengevaluasi AD/ART.
Baca Juga : https://pendidikannasional.id/daerah/kapolres-batu-ikuti-apel-memperingati-hari-santri-nasional-2024/
“Menata kembali birokrasi organisasi sehingga kedepan nanti KPKRI betul betul menjadi suatu lembaga yang saling menjalin atau bersinergi dengan stake holder pemerintahan untuk saling menjaga komitmen tentang pencegahan tindak pidana korupsi, sehingga kami juga mempunyai tanggung jawab untuk ikut serta mengawasi para pengguna anggaran atau pemangku kebijakan roda pemerintahan khususnya dibidang perekonomian dengan lancar dan baik.”Ungkapnya ke awak media.


Dalam kesempatanya Laksma.TNI ( Purn.) Dr.Endy Samsuhari,MM.,M.Oxel selaku Ketua Umum KPKRI juga mengatakan bahwa, saya rasa ini sangat baik sekali dikarenakan sejak berdirinya organisasi KPKRI tahun 2017 belum pernah mengadakan yang seperti ini, dikarenakan ada sesuatu yang harus diselesaikan baik interen maupun eksteren.
” Saya mengapresiasi apa yang dilakukan oleh ketua panitia atas arahan dari ketua pendiri dan hal ini sangat baik sekali, sehingga kegiatan ini untuk mengakomodir dan membuktikan bahwa mana yang benar benar atau tidak cinta dengan KPKRI ini dan mana yang kurang berkenan akan tampak sehingga organisasi ini sangat perlu di benahi bukan diganti atau dirombak,baik dari segi personalnya maupun cara-cara kerja yang lebih efektif demi untuk meningkatkan kinerja KPK RI.” Jelas Lakma yang juga pernah menjabat sebagai Penyidik Di Kejagung RI dan juga Tim Auditor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI.

Ketua Umum juga menambahkan, ” Berharap akan merubah sikap sikap personalnya dari kurang aktif dan reaktif menjadi aktif serta reaktif, untuk personilnya lebih dominan untuk melaksanakan tugas tugas ini supaya lebih baik dan efisien, karena ini adalah juga tugas sosial berarti mau tidak mau akan membenahi hal-hal yang kurang pas sesuai dengan undang-undang atau aturan pemerintah, bahkan peraturan daerah.” Tambahnya.
Lihat Juga : https://youtube.com/@pendidikannasionaltv?si=7MptnqLVlhZi45vk
Untuk diketahui konggres adalah tingkatan tertinggi di lembaga organisasi dalam menentukan sikap dan arah pergerakan organisasi, dalam konggres tersebut juga dilakukan perubahan sistem kerja lembaga yang awalnya secara garis hirarki struktural adalah DPP, DPW, DPD dan DPC. Setiap perwakilan akan membetuk tim kerja secara struktural dan melakukan tugasnya sesuai dengan AD/ART Lembaga Kesatuan Pengawasan Korupsi Republik Indonesia. ( Adi ).




