Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT), juga dikenal sebagai SH Terate, adalah organisasi pencak silat terkemuka di Indonesia yang berpusat di Madiun, Jawa Timur.
NABIRE, Pendidikannasional.id – Persaudaraan Setia Hati Terate ( PSHT ) didirikan pada tahun 1922 oleh Ki Hadjar Hardjo Oetomo di Madiun,yang dikembangkan oleh Ki Ageng Soerodiwirjo. Pada 1948, organisasi ini secara resmi dinamakan “Persaudaraan Setia Hati Terate” dalam kongres pertamanya di Madiun. PSHT juga menjadi salah satu pendiri Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) pada 1948, menegaskan perannya dalam pengembangan silat nasional.
PSHT memiliki sekitar 7 juta anggota di Indonesia dan luar negeri dari Sabang sampai Merauke. Seperti salah satunya yang ada di Papua yaitu tepatnya di kediaman ketua perwapus Papua Tengah, Kangmas Joko Santoso, di Jalan Jayanti Desa Bumi Wonorejo Kab.Nabire Papua Tengah.

Selaku Ketua Dewan PSHT Cabang Nabire, Kang Mas Muhaimin mengemukakan ke awak media menjelaskan bahwa, perkembangan SH Terate di Nabire ini sangat pesat baik dari masyarakat maupun sekolah-sekolah, dan instansi-instansi bahkan juga ada di itansi militer tepatnya Bataliyon RK 753 kompi A,dan Bataliyon Brimob juga ada.
” Dengan sedikit problematik di tubuh organisasi kami, maka semua anggota yang berada di Nabire ini berkomitmen untuk tetap menjalankan ajaran SH Terate yang berpusat di Madiun.Bagi kami keluarga besar PSHT Cabang Nabire Papua, tidak ada istilah SH yang lain lainya, tetap teguh pada satu yaitu Pusat Madiun.” Ungkapnya Ketua Dewan PSHT Cabang Nabire ke awak media, ( 04/05/2025 ).

Baca Juga : https://pendidikannasional.id/umum/dishub-dan-jukir-tata-kendaraan-dalam-hari-pendidikan-nasional/
Pusat kegiatan PSHT terletak di Padepokan Agung Madiun (PAM) , Jalan Merak No. 10, Nambangan Kidul, Kota Madiun. Padepokan ini berfungsi sebagai Kantor sekretariat pengurus pusat dan dewan PSHT, Dan tempat latihan silat dan kegiatan olahraga bagi anggotanya, serta juga dijadikan destinasi wisata religi oleh Pemerintah Kota Madiun sejak November 2022, terutama untuk ziarah leluhur pendiri PSHT.

Mengingat juga menjelang pengesahan yang akan dilaksanakan beberapa bulan yang akan datang, Pencak Silat tersebut mengadakan latihan pemantapanya yaitu seperti, materi kerohanian, Senam-Jurus, Belaan Kuncian, Teknik-teknik, Toya-Belati dan banyak lagi materi yang lainya.
Lihat Juga : https://youtube.com/@pendidikannasionaltv?si=7MptnqLVlhZi45vk
” Kami menguji kesiapan beberapa siswa yang akan nantinya di sahkan menjadi satu kesatuan keluarga besar SH Terate. Salah satunya kami uji dengan sejauh mana mengenal struktur organisasi, seperti memberikan beberapa pertanyaan pertanyaan yaitu, Siapa Ketua Dewan PSHT Pusat Madiun. Kemudian Siapa Ketua Umum PSHT dan lain lain sebagainya.” Katanya.

” Siswa dengan nama Mayani dan yang lainya menjawab dengan tegas dan jelas bahwa, Ketua Umum PSHT Pusat yaitu Drs. R. Moerdjoko HW, kemudian Ketua Dewan Pusat yaitu H. Issoebiantoro, SH. Dengan hal seperti ini diharapkan bahwa siswa tersebut sudah mengerti dan paham tentang struktur keorganisasian yang ada di SH Terate.”Jelasnya.
Untuk diketahui bahwa pencak silat ini sebagai pusat spiritual dan administratif, serta PSHT Madiun tidak hanya menjaga warisan silat tetapi juga beradaptasi dengan perkembangan zaman melalui program pendidikan, kolaborasi dengan pemerintah, dan penguatan jaringan internasional. Kunjungan ke Padepokan Agung Madiun menjadi kebanggaan bagi setiap anggota SH Terate.
( Ria ).


Komitmen PSHT Cabang Nabire Papua Tengah ( Foto : Tim ). 
