Kapolres Batu bersama Forkopimda Kota Batu menyelenggarakan program “KWB Bergizi” sebagai bentuk dukungan terhadap inisiatif pemerintah dalam meningkatkan gizi anak-anak di sekolah.
Pendidikannasional.id – Polres Batu, Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda yang ke-96, Polres Batu bekerja sama dengan Forkopimda Kota Batu mengadakan program Kota Wisata Batu (KWB) Bergizi. Kegiatan ini bertujuan untuk mendistribusikan makanan sehat dan bergizi kepada para siswa SD di Kota Batu. Acara ini dihadiri oleh Kapolres Batu, AKBP Andi Yudha Pranata, S. H, SIK, MSi, yang didampingi oleh Ketua Bhayangkari Cabang Batu, Ny. Diva Andi Yudha. Berikut adalah versi yang diparafrasekan dan diubah kata-katanya: Andi Yudha adalah seorang diva. PJ Walikota Batu, Drs. , juga hadir di acara tersebut. Aries Agung Paewai, S. STP, MM, Wakil Kepala Polres Batu Kompol Danang Yudanto, S. E, SIK, bersama dengan anggota Forkopimda Kota Batu, pada hari Senin (28 Oktober 2024).
Program ini ditujukan bagi para siswa di SDN Torongrejo 1, 2, dan 3, serta TK Cendekia, PAUD Mawar, dan Mawar Kuning, yang mencakup sekitar 436 siswa. Tujuannya adalah untuk memperbaiki kualitas gizi anak-anak, sehingga dapat mendukung konsentrasi, kemampuan belajar, serta pertumbuhan dan perkembangan yang optimal. Ini sejalan dengan usaha yang dilakukan oleh pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabumi Raka untuk mengurangi kasus stunting serta meningkatkan kecukupan gizi bagi siswa di seluruh Indonesia. Tujuannya adalah menciptakan generasi muda yang sehat, cerdas, dan memiliki kompetensi sebagai penerus bangsa.
Baca Juga : https://pendidikannasional.id/daerah/psht-cabang-kota-batu-lestarikan-hutan-rawat-sumber-air/
PJ Walikota Batu, Aries Agung Paewai, yang hadir untuk memantau pelaksanaan KWB dengan makanan bergizi gratis, menyatakan bahwa program ini bertujuan untuk menunjukkan bahwa Kota Batu siap mendukung dan melaksanakan inisiatif Presiden dan Wakil Presiden terkait pemberian makanan bergizi gratis, terutama pada Hari Sumpah Pemuda.
“Kami melakukan percobaan untuk melaksanakan program KWB yang menyediakan makanan bergizi secara gratis bagi siswa di Kota Batu. ” Kita harus memberikan dukungan kepada semua program yang diluncurkan oleh pemerintah pusat. Jika kita ingin memberikan dukungan, berarti kita perlu menyiapkan peraturannya serta segala hal yang berkaitan dengan infrastruktur dan lainnya. Oleh karena itu, melalui uji coba ini, kita telah lebih siap dalam persiapan, karena proses ini memerlukan kerjasama dari berbagai pihak yang saling mendukung. “Kami dari forkopimda yang lengkap ingin bersama-sama menyaksikan secara langsung bagaimana proses ini dapat diimplementasikan dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.
Lihat Juga : https://youtube.com/@pendidikannasionaltv?si=7MptnqLVlhZi45vk
Di sisi lain, Kapolres Batu AKBP Andi Yudha Pranata menekankan bahwa program pemberian makanan bergizi secara gratis di Kota Batu bertujuan untuk menunjukkan bahwa Kota Batu siap mendukung serta melaksanakan inisiatif pemerintah pusat.
Kepala Kepolisian Resor Batu, AKBP Andi Yudha Pranata, mengungkapkan bahwa peringatan Sumpah Pemuda merupakan waktu yang ideal untuk lebih fokus terhadap kesehatan anak muda. “Kesempatan ini sangat krusial untuk mengedukasi mengenai gizi dan kesehatan kepada generasi mendatang.”Dengan adanya kegiatan ini, kami berharap anak-anak kita dapat berkembang menjadi generasi yang tangguh dan berpengetahuan,” ungkap Kapolres Batu.
“KWB yang bernutrisi berfungsi sebagai alat untuk menguji dan menilai kekurangan serta aspe yang perlu diperbaiki dalam program makanan gratis bergizi di Kota Batu di masa depan, sesuai dengan petunjuk dari PJ Walikota Batu,” tambahnya.
Selain itu, diinformasikan bahwa program makanan bergizi tanpa biaya di Kota Batu menyediakan menu KWB yang sehat untuk siswa Sekolah Dasar (SD). Menu tersebut terdiri dari susu, air mineral, roti, telur rebus, dan pisang.
“Estimasi biaya untuk paket makanan bergizi gratis di Kota Batu ini berkisar Rp 23 ribu. Menurut Dokkes Polres Batu, paket tersebut mengandung sekitar 600 kalori, yang disesuaikan dengan kebutuhan kalori harian anak-anak berusia 7 hingga 12 tahun, yang berkisar antara 1800 hingga 1900 kalori,” jelasnya.
Kapolres Batu menyatakan bahwa dirinya secara langsung mengawasi pelaksanaan program penyediaan makanan bergizi gratis di Kota Batu. Diharapkan, program ini dapat membantu mencegah masalah stunting serta meningkatkan asupan gizi anak-anak.
“Motivasi dari upaya ini adalah untuk menangani masalah stunting dan meningkatkan nutrisi anak yang akan berdampak positif pada perkembangan kecerdasan mereka di masa depan,” tutupnya.
Kegiatan ini memperoleh semangat yang tinggi dari para siswa serta dukungan yang kuat dari para guru dan komunitas sekitar.
Pemerintah Kota Batu bersama Polres Batu berharap bahwa langkah ini bisa menjadi motivasi bagi berbagai pihak untuk terus berkontribusi dalam meningkatkan kualitas hidup generasi muda di Indonesia. Di masa yang akan datang, diharapkan kegiatan sejenis dapat dilakukan di sejumlah sekolah lainnya sebagai upaya berkelanjutan untuk membentuk generasi yang sehat, cerdas, dan kuat.
( Kontributor, Humas Polres Batu ) ( Adi ).




