Dalam Expo Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Nusantara pada beberapa hari yang lalu telah di gelar bursa lawasan oleh sebuah komunitas yang mengatas namakan Batu Vintage Comunity.
Batu, Pendidikannasional.id – Dengan adanya Expo Pariwisata Dan Ekonomi Kreatif Nusantara ada sebuah Komunitas Juala beli lawasan yang ikut berpartisipasi yaitu Batu Vintage Comunity. Bertempat di timur halaman Balai Among Tani pada beberapa hari yang lalu.

Pada kesempatanya Ketua Komunitas Batu Vintage Comunity Kota Batu, Maulland Gunthur mengatakan ” Bahwa pada gelaran pameran Ethnic Reborn Expo ini kita ingin membuka pasar Ethnic atau pasar antik jadi khusus barang lawasan yang asli atau reproduksi lawasan.”Ungkapnya.
“Dengan demikian agar UMKM atau Penggiat seni maupun produk lawasan ini mempunyai nilai jual yang terjangkau dikalangan penikmat lawasan. ” Paparnya.
Dengan adanya Expo Pariwisata dan Ekonomi kreatif Nusantara ini diharapkan menambah pengunjung untuk rangkaian berwisatanya di Kota Batu.

” Batu Vintage Comunity berharap adanya acara seperti ini secara berkelanjutan dan kami ingin membuka pameran sendiri khusus lawasan sehingga juga bisa mendatangkan pengunjung dalam rangkaian berwisatanya ke kota dingin ini. ” Tambahnya.
Pada kesempatanya Ria-Rio Art Gallery selaku peserta Batu Vintage Comunity telah memberikan sebuah cindera mata kepada Pj. Walikota Batu berupa lukisan.
“Kami selaku peserta Batu Vintage Comunity memberikan cindera mata ini bertujuan untuk berterimakasih kepada Dinas Pariwisata dan Pj. Walikota Batu yang mana telah memberikan kesempatan kepada kami untuk mempromosikan produk-produk hasil lukisan ini. ” Terang Riadi selaku mewakili Ria-Rio Art Gallery.

Batu Vintage Comunity Kota Batu merupakan komunitas yang mewadahi jual beli barang – barang lawasan berupa mebel, kendaraan, lukisan, pusaka, batu permata dan pernak pernik lainya.
” Kami menerima segala permintaan lukisan dari berbagai aliran lukisan seperti abstrak, realis, impres dan lain lain. Lukisan Foto profil, Panenn raya, bunga, ikan koi, pasar,lukisan klasik, dan lain lain sesuai permintaan. berharap kedepan karya-karya lukisan kami baik yang idialis maupun yang bukan idialis bisa berkembang dan maju, lancar. ” Pungkasnya.




