Beri Waktu Satu Minggu Jalan Sultan Agung Bersih Dari PKL

Pedagang kaki lima ( PKL ) Among Roso yang berjualan disepanjang jalan Sultan Agung melaksanakan musyawarah untuk mufakat agar mendapatkan hasil solusi yang terbaik. 

Batu, Pendidikannasional.id – Sekitar pukul 09.00 wib. Jum’at ( 27 September  2024 ) berlangsung mediasi ( musyawarah ) untuk mufakat para Pedagang Kaki Lima ( PKL ), Sehingga diharapkan menghasilkan solusi yang terbaik untuk kedepanya. 

Dalam pelaksanaan mediasi penertiban PKL tersebut turut hadir Ketua paguyuban PKL Among Roso, Satpol PP, Dishub, Kodim 0818,Danramil 02 Batu, Polres Batu, Polsek Batu. 

Pada kesempatanya Ketua PKL Among Roso mengatakan bahwa area lokasi ini memang harus di sterilkan dan sampai saat ini belum ada solusi dari pemerintah. Bersyukur bahwa masih di berikan jedah waktu selama Satu Minggu untuk membongkar sendiri-sendiri,sembari menunggu solusi yang di berikan oleh pemerintah Kota Batu. 

” Yang jelas sudah sepakat sembari menunggu Satu Minggu, kita carikan solusi tempat untuk PKL kami yang sejumlah 20 ( Dua Puluh ) orang tersebut. Jadi sampai saat ini berbagai cara dari Satpol PP, sudah dalam kurun sekitar Satu Bulan mencarikan tempat masih belum ada, dengan alasan pemerintah kota belum ada tempat untuk  PKL.” Jelasnya. 

Baca Juga : https://pendidikannasional.id/seni-budaya/krisdayanti-bertandang-ke-ikd-dan-kpj-kota-batu/

” Sampai saat ini kami berharap pemerintah kota tahu akan keberadaan masyarakat yang berada di Kota Batu. Apa lagi saat ini menjelang pilkada, jadi jangan sampai terjadi suasana yang tidak kondusif. Harapan saya pemerintah kota sebelum batas akhir satu minggu, sudah memberikan solusi pada teman-teman kami ( PKL ) agar supaya terkesan tidak meninggalkan hal-hal yang kurang baik kepada masyarakat.” Tambahnya.

Untuk diketahui bahwa sudah disepakati bersama secara tertulis bahwa mulai hari ini sampai batas pada tanggal 4 Oktober 2024 harus sudah di relokasi. 

Dalam kesempatanya Kasatpol PP Kota Batu menyampaikan, terimakasih kepada Ketua PKL Among Roso yang luar biasa sudah memahami apa yang menjadi harapan kita ini, dengan berbagai cerita yang panjang sebelum-sebelumnya. 

” Ketua PKL Among Roso telah bersedia bersama anggota-anggotanya untuk dalam kurun waktu satu minggu ini untuk melakukan pembongkaran dengan sendiri-sendiri tanpa ada pengawalan dari petugas. Tentunya setelah tanggal 4 ( Empat ) tersebut di sepanjang jalan Sultan Agung sudah bersih steril dari lapak sesuai dengan harapan pemerintah Kota Batu.” Ungkapnya. 

Lihat Juga : https://youtube.com/@pendidikannasionaltv?si=7MptnqLVlhZi45vk

Untuk diketahui setelah semuanya steril akan di kondisikan untuk persiapan perbaikan dan pembangunan untuk kawasan jalan Sultan Agung. 

” Kami sudah berulangkali bermediasi dengan PT. Paramount, bahkan kami sudah mengundang rapat dengan SKPD terkait dan dengan Pj. Wali Kota juga sudah, tetapi Paramount sebagai swasta punya hak dan pertimbangan tertentu, dan kami tetap berusaha untuk berkomunikasi agar saling menguntungkan antara pemerintah, PT Paramount dan masyarakat.” Harapnya. 

Ditempat yang sama selaku dari Kejaksaan Negeri Batu juga mengatakan bahwa, pada kesempatan ini kami hadir untuk mendukung pemerintah kota, karena kami tim dari penegakan hukum. Dalam penegakan hukum peraturan daerah , karena semuanya itu ada aturan-aturan nya, dalam hal ini kami mengawal dalam menjalankan peraturan tersebut. 

” Kami mengedepakan yang humanis secara kekeluargaan seperti pada saat ini, sehingga terdapat kesimpulan dan kebijakan yang akan dilaksanakan nanti demi kepentingan masyarakat umum dan Kota Batu.” Jelasnya. 

Hal senada juga disampaikan oleh Jajaran Kepolisian Polres Batu, pada hari ini perihal penertiban PKL yang di jalan Sultan Agung, bahwa sudah Satu bulan yang lalu sudah kita ingatkan, dan tetapi sampai sekarang belum di indahkan, dan bersyukur dari pemerintah kota melaluhi Satpol PP masih di berikan waktu Satu Minggu. Kita dari jajaran Polri, TNI dan Kejaksaan cuma mengawal Perda. 

Alangkah indahnya jika Pemerintah dan PT. Paramount atau Swasta yang lainya serta masyarakat saling bersinergi mewujudkan Kota Batu yang damai dan sejahterah. ( Adi ).

Array
Related posts
Tutup
Tutup