SatuPena Jawa Timur Gelar Pelatihan Penulisan Puisi Esai

Batu, Pendidikannasional.id – Dalam rangka menjaring penulis puisi esai yang nantinya akan di kirimkan ke tingkat nasional di Jakarta. Kini SatuPena Jawa Timur telah menggelar pelatihan menulis Puisi Esai untuk pelajar dan mahasiswa yang bertempat di Gedung Sekolah Taman Siswa Kota Batu pada hari Sabtu, 10/08/2024 sekitar pukul 10.00 wib. 

Ketua SatuPena Jawa Timur, Drs. Akaha Taufan Aminudin yang juga selaku pemateri telah memberikan pemaparanya kepada peserta tahap demi tahap sampai nantinya di bukukan atau di terbitkan. Penulis jika sudah di bukukan akan mendapat uang pembinaan sebagai hasil dari karya tulisnya. 

” Dalam rangka menyambut Festival Puisi Esai bulan Desember mendatang, kita akan menyasar penulis-penulis muda untuk menulis Puisi Esai dengan diasuh oleh Kakak Asuh yang biasa menulis Puisi Esai.

Daftar Kakak Asuh

1. Kemalawati – Aceh

2. Sastri Bakri – Sumatera Barat

3. Anwar Putra Bayu – Sumatera Selatan

4. Isbedy Setiawan – Lampung

5. Dhenok Kristanti – DIY

6. Nia Samsihoni – DKI Jakarta

7. Gunoto Sapari – Jawa Tengah

8. Hamri Manoppo – Sulawesi Utara 

9. M Thobroni – Kalimantan Utara

10. Agus S Sarjono

11. Fatin Hamama

12. Datuk Jasni Matlani – Sabah

13. Kawan Monica – Singapura 

14. ⁠Akaha  Taufan Aminudin -Jawa Timur

Baca Juga : https://pendidikannasional.id/nasional/penangkapan-tiga-terduga-teroris-junrejo-kota-batu/

Apa yang akan dilakukan?

– Masing-masing Kakak Asuh akan menjaring 10 penulis muda (pelajar SMP,  SMA & mahasiswa) untuk menulis Puisi Esai Mini Ini adalah bentuk baru dari Puisi Esai, di mana Puisi Esai Mini dibuat lebih pendek dan bisa dibacakan paling lama 5 menit.

– Hal lain yang membuat Puisi Esai Mini berbeda adalah adanya tambahan konteks di awal Puisi Esai Mini.

– 10 penulis muda yang dijaring tersebut diminta untuk menulis masing-masing 2 Puisi Esai Mini.

– Masing-masing Kakak Asuh akan membuat 3 Puisi Esai Mini

– Puisi Esai Mini karya Kakak Asuh dan 10 penulis muda akan dibukukan

– Ada Honor untuk penulis muda & Dana Penerbitan Buku Tunggal yang lolos terpilih. untuk dua Puisi Esai Mini yang bisa dibacakan 5 menit

– Untuk Festival Puisi Esai di Jakarta yang akan diselenggarakan bulan Desember, akan diundang 10 penulis muda dari beragam wilayah di Indonesia. Mereka akan diseleksi dan yang terpilih akan membacakan karyanya di Festival Puisi Esai di Jakarta.

– Kakak Asuh juga akan diundang ke Jakarta dalam Festival Puisi Esai membacakan karyanya

– Langkah pertama: masing masing Kakak Asuh mengirimkam satu contoh Puisi Esai Mini itu dulu (ada konteks sosial di awal sebagai penjelas, dan total dibaca  hanya 5 menit). ” Papar Akaha Taufan. 

Dalam waktu yang berbeda selaku moderator Ingit Mreta Claritas, S.Pd yang juga sebagai guru SMP Tamansiswa Batu mengatakan bahwa pelatihan menulis puisi esai adalah sebuah inisiatif berharga yang dirancang untuk memperkaya dunia sastra dan literasi di kalangan pelajar dan mahasiswa se-Jawa Timur. 

Baca Juga : https://pendidikannasional.com/2024/08/01/forkopimda-kota-batu-gelar-apel-pemasangan-bendera-merah-putih/

“Pelatihan yang diadakan oleh SATUPENA Jawa Timur ini telah diikuti oleh 30 peserta secara hybrid,baik online maupun offline. Para peserta mendapatkan kesempatan langka untuk menimba ilmu dan berlatih langsung dalam penulisan puisi esai. Beberapa peserta yang mengikuti ada dari SMA 2, Mahasiswa Psikologi UMM dan Mahasiswa Sastra Indonesia Unisma. Pelatihan ini tidak hanya bertujuan untuk mengasah keterampilan menulis, tetapi juga untuk menginspirasi dan memperluas cakrawala kreatif mereka.” Ungkapnya. 

Ingit Mreta Claritas juga menambahkan, “Setelah mengikuti serangkaian kegiatan, peserta akan diseleksi secara mendalam untuk menentukan 10 penulis terbaik. Mereka yang terpilih akan diberangkatkan ke kantor pusat SATUPENA di Jakarta, di mana mereka akan mendapatkan penghargaan berupa uang pembinaan dari SATUPENA pusat. Harapan dari pelatihan ini adalah agar peserta dapat mengembangkan potensi mereka secara maksimal, memperkaya wawasan literasi, dan terus berkreasi dalam dunia sastra.” Tambahnya. 

Salah satu peserta dari pelajar yaitu SMA Negeri 2  Batu Nayswa ibtisamah yang berdomisilinya di Desa Beji mengatakan bahwa mengikuti pelatihan menulis puisi dan esai ini untuk menambah wawasan atau pengetahuan saya kedepanya perihal esai dan puisi serta menulis. 

” Selain pengetahuan juga mengetahui bagaimana cara membuat puisi dan esai, berharap bisa menulis dengan benar dan baik, serta bisa mengikuti lomba lomba terkait puisi esai sehingga bisa membawa nama Kota Batu dan bisa membuat bangga kedua orang tua.” Harapnya. ( Adi ).

Array
Related posts
Tutup
Tutup