Rapat Koordinasi Pemantauan dan Evaluasi Coklit, KPU Jatim: Pelaksanaan Sudah Sesuai dengan Prinsip Penataan Data Pemilih.

Batu, Pendidikannasional.id – Pada (15 Juli 2024), Kota Batu menjadi tuan rumah kegiatan Rapat Koordinasi Pemantauan dan Evaluasi Pelaksanaan Coklit serta Persiapan Penyusunan Daftar Pemilih Sementara Pilkada 2024 yang diadakan oleh KPU Provinsi Jawa Timur. Suasana hangat dan kekeluargaan sangat terasa dalam acara tersebut.
Baca Juga : https://pendidikannasional.id/seni-budaya/pengesahan-calon-warga-psht-2024-di-dohar-arhanud/
Heru Joko Purwanto, sebagai Ketua KPU Kota Batu, merasa sangat senang karena kantor KPU Kota Batu telah terpilih sebagai lokasi untuk mengadakan rapat koordinasi (rakor). Dia menyatakan bahwa ruang rapat kantor KPU yang berlokasi di Jalan Sultan Agung No. Kelurahan Sisir masih terlihat segar setelah direnovasi.
Kami sangat berterima kasih atas kehormatan menjadi tuan rumah acara ini. Ini adalah kali pertama aula kantor digunakan untuk acara KPU kabupaten/kota,” ujar Heru sambil disambut dengan tepukan tangan dari hadirin.
Baca Juga : https://pendidikannasional.com/2024/06/13/polres-batu-berhasil-menangkap-pengedar-miras-oplosan/
Dalam kata sambutannya pada agenda rakor, Aang Kunaifi, Ketua KPU Provinsi Jawa Timur, menyatakan bahwa tujuan dari rakor adalah untuk mengevaluasi kemajuan dalam pelaksanaan pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih di setiap kabupaten/kota. Menurutnya, pemantauan dan pengawasan rutin terhadap pekerjaan di Pantarlih merupakan faktor utama dalam mencapai kesuksesan dalam proyek coklit.
Dia menyarankan untuk melakukan pengawasan internal terlebih dahulu, dan kemudian memastikan bahwa staf kita benar-benar melakukan tugas mereka sesuai dengan prinsip-prinsip pengumpulan data pemilih dengan cara melakukan kunjungan dari rumah ke rumah.
Ditegaskan olehnya bahwa proses pemeriksaan ulang data pemilih, terutama di daerah Jawa Timur telah memenuhi prinsip-prinsip utama dalam menyusun data pemilih, yaitu lengkap, tepat, dan terbaru serta prinsip yang menjamin aksesibilitas dan keamanan data penduduk.
Kita memastikan bahwa data pemilih yang kita buat ini sesuai dengan berbagai prinsip yang benar. Dulunya hanya ada tiga fitur, yaitu akurat, mutakhir, dan komprehensif. Sekarang, fitur-fitur baru ditambahkan, seperti aksesibel, perlindungan data pribadi, dan lain sebagainya.”tegasnya.




