Operasi Ketupat Seligi 2026 Polres Natuna Optimalisasi Pengamanan Arus Mudik di Pelabuhan Strategis Selat Lampa
Natuna, PENDIDIKANNASIONAL.ID – Memasuki puncak arus mudik Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah, jajaran Kepolisian Resor (Polres) Natuna melalui Pos Pelayanan (Posyan) Selat Lampa mengintensifkan kegiatan pengamanan dan pelayanan di Pelabuhan Selat Lampa. Aktivitas yang berlangsung sejak Senin (16/3/2026) dini hari ini merupakan wujud nyata implementasi Operasi Ketupat Seligi 2026, sebuah agenda tahunan kepolisian untuk menjamin keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) masyarakat selama periode mudik.
Dalam perspektif manajemen keamanan transportasi laut, Pelabuhan Selat Lampa memiliki signifikansi vital sebagai simpul transportasi yang menghubungkan sejumlah kecamatan di Kabupaten Natuna. Tingginya mobilitas penumpang yang tercatat pada dini hari tadi menunjukkan bahwa pelabuhan ini menjadi salah satu pintu masuk dan keluar utama bagi para pemudik.

Berdasarkan data yang dihimpun di lokasi, KM Bukit Raya yang bersandar pada pukul 05.00 WIB dari rute Tarempa, membawa dinamika pergerakan masyarakat yang cukup tinggi. Tercatat sebanyak 1.083 penumpang melaksanakan embarkasi (naik) di pelabuhan tersebut, sementara 995 penumpang lainnya melakukan debarkasi (turun). Angka ini merefleksikan tingginya potensi kerumunan dan risiko keamanan yang harus dikelola secara profesional oleh aparat keamanan.
Karu I Posyan Selat Lampa, BRIPKA Reza Septian Nugraha, S.E., menjelaskan bahwa pendekatan yang dilakukan personel gabungan tidak hanya bersifat represif, tetapi juga preventif dan persuasif.

“Kami mengerahkan personel untuk tidak hanya berjaga secara statis, tetapi juga aktif berinteraksi dengan masyarakat. Imbauan kami sampaikan secara langsung kepada para calon penumpang, keluarga yang mengantar, serta para buruh pelabuhan yang tengah beraktivitas. Esensi dari pengamanan ini adalah bagaimana memastikan bahwa setiap individu mengutamakan aspek keselamatan, baik saat bekerja di lingkungan pelabuhan yang padat aktivitas maupun saat dalam perjalanan menuju kampung halaman,” ujar BRIPKA Reza di sela-sela tugasnya.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa aspek keselamatan pelayaran menjadi fokus utama. Personel secara berkala berkoordinasi dengan otoritas syahbandar untuk memastikan kapal tidak kelebihan muatan dan seluruh penumpang mematuhi protokol keselamatan. Setelah proses bongkar muat penumpang selesai, KM Bukit Raya dijadwalkan melanjutkan pelayaran menuju Midai pada pukul 08.00 WIB dengan mengangkut 227 penumpang lanjutan. Sinkronisasi jadwal ini juga menjadi perhatian petugas untuk menghindari penumpukan penumpang di area tunggu yang dapat memicu kelelahan dan potensi gangguan keamanan.
Baca Juga :
PIA Ardhya Garini Lanud RSA Natuna Bagikan Takjil, Sapa Warga di Simpang Empat Masjid Al-Jami’
Kejadian di Pelabuhan Selat Lampa ini merepresentasikan potret kecil dari kesiapan infrastruktur pelabuhan dan aparat keamanan di wilayah kepulauan dalam menghadapi arus mudik. Tantangan geografis Natuna sebagai daerah kepulauan menjadikan transportasi laut sebagai urat nadi utama. Oleh karena itu, keberhasilan Operasi Ketupat Seligi 2026 di wilayah ini sangat bergantung pada sinergitas antara TNI-Polri, instansi terkait seperti Dinas Perhubungan, serta kesadaran masyarakat pengguna jasa transportasi.
Hingga berita ini diturunkan, situasi di lingkungan Pelabuhan Selat Lampa terpantau dalam kondisi aman, tertib, dan kondusif. Personel gabungan terus melakukan pemantauan secara sirkuler di sekitar area dermaga, terminal penumpang, serta jalur masuk dan keluar pelabuhan. Setiap perkembangan situasi dilaporkan secara berjenjang melalui sistem komando untuk memastikan langkah antisipasi dapat segera diambil jika terjadi insiden yang tidak diinginkan.
Lihat Juga : https://youtube.com/@pendidikannasionaltv?si=7MptnqLVlhZi45vk
Dengan masih berlangsungnya arus mudik, Polres Natuna mengimbau kepada seluruh masyarakat yang akan melakukan perjalanan laut untuk selalu memeriksa kelayakan kapal, mematuhi arahan petugas di lapangan, serta memastikan kondisi fisik dalam keadaan prima sebelum berlayar. Keamanan dan keselamatan adalah tanggung jawab bersama. Operasi Ketupat Seligi 2026 akan terus digalakkan hingga periode arus balik nanti sebagai bentuk pengabdian aparat keamanan kepada masyarakat.
Penulis : Julita.
Editor : Pendidikannasional.id.


Petugas ketika membatu pemudik di pelabuhan Selat Lampa. ( Foto : istimewa ). 
