SMK Bhineka Tunggal Ika Indonesia ini Siapkan Siswa Jadi Tenaga Kerja Unggul yang Santun, Mandiri, dan Kreatif. Wujudkan Generasi yang Kompeten di Bidang Teknologi dan Otomotif
Kota Batu, PENDIDIKANNASIONAL.ID – Dalam upaya menjawab tantangan dunia kerja yang semakin dinamis dan kompetitif, SMK Bhineka Tunggal Ika Indonesia konsisten mengusung visi pendidikan vokasional yang berkarakter dan aplikatif. Bertempat di Jalan Pande No. 58, Junrejo, Kota Batu, sekolah ini menginternalisasi motto “SMK Bisa Hebat, Siap Kerja, Santun, Mandiri, serta Kreatif” ke dalam setiap aspek pembelajaran.
Dengan fokus pada dua jurusan unggulan, yaitu Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) serta Teknik Bisnis dan Sepeda Motor (TBSM), SMK Bhineka Tunggal Ika tidak hanya membekali peserta didik dengan hard skills, tetapi juga soft skills yang diperlukan di dunia profesional.

Kepala Sekolah, Drs. Suyono, menegaskan komitmen lembaga dalam menciptakan lulusan yang tidak sekadar siap kerja, tetapi juga mampu menciptakan lapangan kerja.
“Era industri saat ini yang begitu pesat,sehingga menuntut lulusan SMK yang adaptif, inovatif, dan memiliki jiwa kewirausahaan. Kami tidak hanya mengajarkan teori dan praktik teknis, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kesantunan, kemandirian, serta kreativitas. Ini adalah bekal utama untuk menjadi tenaga kerja yang unggul dan berintegritas,” papar Suyono ke awak media. ( 02/02/2026 ).
Baca Juga : https://pendidikannasional.id/daerah/polres-batu-gelar-ramp-check-terpadu-5-bus-dikenakan-tilang/
Ia menambahkan, pengembangan pendidikan di sekolah ini dilakukan melalui revitalisasi kurikulum yang selaras dengan kebutuhan industri, peningkatan kualifikasi guru melalui program guru tamu dari dunia usaha dan industri, serta penguatan sarana praktik yang representative.

Semangat untuk mengaplikasikan ilmu secara langsung terlihat dari salah seorang siswa, Faris dan Farid asli Lamongan yang kini tinggal di Jalan Pertiwi, Kota Batu. Sebagai siswa kelas 3 jurusan TBSM, Faris memiliki motivasi yang jelas.
“Saya memilih TBSM karena minat mendalam di bidang otomotif, khususnya sepeda motor. Saat ini, kami sedang mendalami sistem kelistrikan arus DC pada sepeda motor. Harapannya, setelah lulus, keahlian ini bisa langsung saya praktikkan, baik dengan bekerja di bengkel resmi maupun membuka usaha sendiri di Lamongan,” ujarnya Faris dengan antusias.

Farid juga tidak menutup kemungkinan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi. “Ilmu dari SMK menjadi pondasi yang sangat kuat. Saya berharap bisa meneruskan ke politeknik atau universitas dengan bidang terkait, sehingga nantinya saya bisa membuka bengkel yang tidak hanya servis, tetapi juga memiliki layanan konsultan teknis dan pelatihan untuk pemuda di daerah saya,” tambahnya Farid. Impian Faris dan Farid ini merefleksikan salah satu tujuan pendidikan vokasi menciptakan agen perubahan di daerah asal.
Di jurusan TBSM, selain pemahaman mendalam tentang kelistrikan sepeda motor (sistem pengapian, charging, dan starting), siswa juga dilatih dalam perawatan dan perbaikan engine, sistem pemindah tenaga, chasis, suspensi, serta manajemen bengkel dan dasar-dasar kewirausahaan. Kemitraan dengan bengkel resmi sepeda motor dan dealer juga menjadi bagian integral dari program pembelajaran.

Sementara itu, di jurusan Teknik Komputer dan Jaringan, siswa dibekali dengan kompetensi yang relevan dengan perkembangan digital. Materi yang diajarkan mencakup perancangan, instalasi, dan konfigurasi jaringan komputer (local area network, wide area network), administrasi server (baik Windows Server maupun Linux), keamanan jaringan (cybersecurity dasar), pemrograman web dasar, serta maintenance hardware dan software. Pembelajaran dirancang berbasis project, dimana siswa terlibat dalam simulasi pembangunan jaringan untuk perkantoran, sekolah, atau warnet, serta mengelola server untuk kebutuhan tertentu.
Lihat Juga : https://youtube.com/@pendidikannasionaltv?si=7MptnqLVlhZi45vk
Menyambut animo masyarakat terhadap pendidikan vokasi yang berkualitas, SMK Bhineka Tunggal Ika Indonesia masih membuka pendaftaran bagi calon peserta didik baru untuk Tahun Ajaran 2026/2027. Kuota penerimaan terbatas dan akan ditutup segera setelah kuota terpenuhi. Sekolah ini terbuka bagi lulusan SMP/MTs sederajat yang memiliki minat besar di bidang teknologi informasi dan otomotif, dengan tekad untuk menguasai keterampilan teknis sekaligus membangun karakter positif.
SMK Bhineka Tunggal Ika Indonesia percaya bahwa pendidikan vokasi yang berkualitas adalah kunci untuk membangun sumber daya manusia Indonesia yang produktif, inovatif, dan mampu bersaing di tingkat global, sekaligus mengisi pembangunan di daerahnya masing-masing dengan penuh kesantunan dan kemandirian.
( Ria )



Kepala Sekolah SMK Bhineka Tunggal Ika Indonesia, Drs. Suyono, memaparkan visi misi pendidikan vokasi di ruang kerjanya ( Foto : Ria ). 
