Area kelurahan cantik, Mahasiswa PMM UMM sumbang tanaman hias kepada PKK dan Kelurahan
Malang, PENDIDIKANNASIONAL.ID – Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) , melakukan kegiatan Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) yang bertempat di wilayah desa Kelurahan Jatimulyo hingga yayasan selama satu bulan penuh atau sekitar 30 hari.
Adapun anggota kelompok 46 gelombang 8 terdiri dari Sefrino Algauzi selaku koordinator, Abdul Khodir, Fadhil Ahmad Wibiputra, Kharma Hijriyatul Amelia, dan Rifa Fiolana yang berasal dari Universitas Muhammadiyah Malang , serta didamping oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Fadilla Muhammad Mahdi, SE, M .Si.
Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) ini merupakan kegiatan yang dilakukan oleh mahasiswa sebagai wadah penerapan ilmu yang mereka dapat di perguruan tinggi untuk dapat bermanfaat bagi masyarakat sesuai dengan ketentuan dari Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) sebagai bentuk pengabdian Dharma kepada masyarakat yang dilakukan oleh pelajar.
Pada kesempatanya Lurah Jatimulyo, Heri Cahyono, mengatakan bahwa kegiatan yang di adakan oleh mahasiswa UMM ini saya sambut dengan baik dan mengapresiasi atas pemberian tanaman hias yang diberikan oleh mahasiswa dalam PMM nya tersebut.
“Sebelumnya jika terdapat acara kelurahan atau acara ibu-ibu PKK, pihak kelurahan selalu meminjam tanaman hias ke rumah-rumah warga sekitar guna untuk menghiasi panggung pada saat menyelenggarakan sebuah acara. “Pengungkapannya.
Kegiatan Pengabdian Masyarakat oleh mahasiswa yang dilakukan kelompok 46 gelombang 8 dimulai dari tanggal 18 Januari sampai 19 Feberuari 2024, dengan berbagai kegiatan yang dilakukan di dua tempat yang berbeda. Salah satunya kegiatan yaitu yang dilakukan di Kelurahan Jatimulyo dengan memberikan sebanyak 20 tanaman hias yang bertujuan untuk mengisi lahan kosong yang berada di lingkungan kantor kelurahan.
” Berharap kegiatan ini memiliki dampak yang positif bagi pihak kelurahan. Selain memperindah dan mempercantik, penanaman tanaman hias ini dapat menjadi langkah kecil untuk tetap menjaga kelestarian alam dan menciptakan lingkungan yang asri di sekitar kelurahan.” imbuhnya.
Dari serangkaian kegiatan yang dilakukan, terdapat salah satu program kerja di kelompok yang memafaatkan lahan kosong di lingkungan kelurahan sebagai media untuk penempatan tanaman hias yang terdiri dari berbagai jenis. Tanaman yang diberikan seperti bunga melati, pohon cemara perak, bunga miana, brokoli kuning, dan masih banyak lainnya.
Dalam waktu yang lain Sefrino selaku koordinator mengatakan bahwa maksud dan tujuan kegiatan ini sebagai langkah kecil untuk menciptakan lingkungan yang asri dan sebagai langkah untuk tetap menjaga kelestarian lingkungan.
Taman hias memiliki berbagai macam manfaat, berbeda dengan tanaman yang menghasilkan buah dan memerlukan tempat tanaman luas lainnya. Tanaman hias dapat diletakkan di lahan tanam yang memiliki ruang yang sedikit, namun dengan manfaat yang sama seperti tanaman lainnya yaitu dapat menyaring polusi udara. dan menghasilkan oksigen dari hasil fotosintesisnya. Selain itu juga, tanaman hias dapat menambah nilai estetika suatu ruangan dan dapat menurunkan tingkat stres serta dapat meningkatkan suasana hati jika melihatnya tumbuh di pinggiran kota.” Jelasnya.
Maraknya permasalahan permasalahan lingkungan yang terjadi pada saat ini menjadi perhatian bagi kita semua untuk tetap menjaga kelestarian lingkungan. Isu-isu lingkungan seperti pemanasan global dan polusi udara menjadi permasalahan serius yang dihadapi manusia pada masa sekarang. Oleh karena itu kita memerlukan upaya untuk tetap menjaga dan melestarikan lingkungan, meskipun dalam skala kecil seperti menanam tanaman hias sekalipun. ( Red ).




