Batu, PENDIDIKANNASIONAL. ID – Dalam rangka ingin memajukan daerah daerah atau wilayah serta potensi yang ada di Desa Desa Kota Batu perihal pariwisata, maka organisasi Pencak Silat PSHT ( Persaudaraan Setia Hati Terate ) berniat ingin membuat wahana wisata sekaligus Padepokan dengan bertajuk ” Wisata Edukasi PSHT “. Berawal dengan melaksanakan kegiatan baksos yang bertempat di Jalibar Desa Oro Oro Ombo Kota Batu pada hari Sabtu, ( 11/05/2024 ).

Adapun dalam kegiatan Baksos tersebut turut hadir Nyoto Sumartono selaku penyedia atau pengelola lahan, Hanafi, SE. Anggota Dewan PSHT Kota Batu, Sekretaris Cabang PSHT Kota Batu, PSHT Rantau Kota Batu, PAMTER, Anggota Bela Negara,Ormas KPK RI serta IHL ( Indonesiaku Hijau Lestari ) dan seluruh anggota PSHT yang hadir.
Pada kesempatanya Nyoto Sumartono Selaku penyedia lahan dan juga sekaligus anggota PSHT mengungkapkan bahwa berawal bertemu dengan sesama saudara yang ada di Kota Batu, kemudian berlanjut untuk membuat padepokan serta wahana wisata, maka di wujudkan dengan kegiatan bersih bersih lahan terlebih dahulu.

” Saya juga anggota PSHT asli Kota Madiun yang pengesahanya tahun 1985 di Madiun, kebetulan juga saya yang mengelola hutan pinus ini. Tempat ini berkerjasama PKS dengan KPH Malang Perhutani dan disini kami kelola untuk Cave Taman Pinus dan Campervan Family Park Taman Pinus. Konsep kami memang untuk mengakomodir masyarakat sekitar maupun relasi dari saudara – saudara PSHT sehingga membantu untuk memfasilitasi keinginanya dalam membuat tempat latihan dan membuat wahana edukasi.” Ungkap Nyoto.
Selaku pengelola juga menambahkan bahwa kebetulan ada lahan atau lokasi yang kita kerjasamakan dengan PSHT, selain untuk membuat padepokan juga wahana seperti Camper Van atau Playground juga bisa untuk pendidikan yang lain lainya, sehingga selain bisa untuk tempat latihan pengembangan PSHT juga sumberdaya yang ada kita manfaatkan bersama sama untuk membuat suatu usaha bersama.

” Kedepanya kita ajak bersama sama untuk membuat suatu usaha yaitu perkebunan Kopi di kawasan hutan ini yang mana kami juga sudah berkoordinasi dengan pihak Perhutani untuk pengembangan usaha kedepanya, kita kelola bersama sama bagaimana membuat usaha yang bermanfaat untuk masa depan keluarga kita semuanya khususnya Keluarga besar PSHT Kota Batu.” Harap Nyoto.
Untuk diketahui bahwa hutan yang di kelola oleh Nyoto Sumartono tersebut memiliki lahan seluas sekitar 2,8 s/d 3 hektar, dan yang bekerjasama dengan PSHT tersebut seluas sekitar 1 hektar serta akan di tambah dan dilengkapi sarana prasarana lainya untuk penunjang para wisatawan yang berkunjung ke wahana tersebut.

Pada waktu yang berbeda selaku anggota Dewan PSHT Kota Batu mengutarakan bahwa merasa bangga sekali dengan kegiatan bakti sosial yang di adakan di lahan pinus seluas sekitar 1 hektar ini.
” Menindak lanjuti dari saudara saudara PSHT yang mendapat kerjasama dari Senior kita yang selama ini ada di Kota Batu sejak mulai tahun 2001 yaitu KangMas Nyoto, dengan mempunyai harapan yang sangat baik memiliki lahan yang bekerjasama dengan perhutani untuk di kelola bersama sama untuk perberdayaan wisata alam.”Terang Hanafi.

Dalam kegiatan buka lahan tersebut di awali oleh beberapa orang antara lain :1. Nyoto Sumartono 2. Hanafi 3. Wahyudi 4. Mamad 5. Anang Priyo 6. Rojat 7. Nur Suntono 8. Hendra 9. Bowo 10. Riadi 11. Ipung
Anggota Dewan PSHT Kota Batu juga Menambahkan bahwa,” Dalam tahap awal ini kita mulai membersihkan lahan membuat akses jalan terlebih dahulu kemudian berlanjut ketahap tahapan berikutnya, tujuan utamanya menjadikan guyup rukun dan mempunyai Ikon sehingga berharap kedepanya PSHT ini semakin inovatif dan semakin maju dan berkembang.” Pungkas Hanafi. ( Adi ).




